Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

Wabah Korona dan Antraks tak Ganggu Pariwisata Gunungkidul

Nasional virus korona pariwisata daerah
Ahmad Mustaqim • 29 Januari 2020 19:36
Gunungkidul: Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), memastikan aktivitas wisata di daerahnya tak terganggu wabah antraks maupun ancaman virus korona. Bahkan, target pendapatan dari sektor pariwisata telah tercapai.
 
“90 persen wisatawan di Gunungkidul itu kan ke pantai, insyaallah tidak terpengaruh," kata Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asty Wijayanti, Rabu, 29 Januari 2020.
 
Asty melanjutkan, kunjungan wisata saat libur akhir tahun dan perayaan Imlek di Gunungkidul ramai. Sektor kuliner yang menjadi salah satu kekhawatiran penyebaran virus maupun wabah pun tak terpengaruh sebab belanja makanan wisatawan mayoritas produk dari laut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Yang terpengaruh mungkin kuliner berbahan baku daging, seperti bakso dan sate. Tapi kalau kunjungan wisata, Alhamdulillah tidak,” jelas dia.
 
Soal ancaman virus korona yang berasal dari Wuhan, Tiongkok, Asty mengaku tak cemas. Pasalnya mayoritas turis asing yang berkunjung berasal dari Malaysia, Singapura, dan Thailand.
 
"Tidak banyak wisatawan dari Tiongkok. Turis asal Tiongkok memang beberapa kali kami pertimbangkan untuk audiensi tapi belum ada tindak lanjut sampai sekarang,” ungkapnya.
 
Ia menambahkan wisata Gunungkidul bisa terimbas ancaman virus korona jika dua bandara Yogyakarta, yakni Adisutjipto dan Yogyakarta Internasional Airport di Kulon Progo kedatangan turis Tiongkok dalam jumlah besar.
 
"Tapi pada dasarnya Gunungkidul tetap aman dikunjungi. Terpenting konsumsi daging sehat dan memilih tempat kuliner yang memasak daging sesuai ketentuan," kata dia.
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif