Ilustrasi. (Foto: Medcom.id/Mohammad Rizal)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id/Mohammad Rizal)

WN Amerika Ditangkap Gegara Overstay

Nasional pelanggaran imigrasi
Octavianus Dwi Sutrisno • 12 Oktober 2019 17:46
Depok: Seorang warga negara asing (WN) asal Amerika Serikat ditangkap Imigrasi Kelas II non TPI Depok, Jawa Barat, lantaran melebihi masa tinggal (overstay).
 
Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Sukri Martin, mengatakan, WNA berinisial DWS itu ditangkap di sebuah apartemen.
 
"Kita amankan yang bersangkutan di Apartemen Cinere Depok, pada Kamis, 10 Oktober 2019," kata Sukri, Sabtu, 12 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


DWS ditangkap dalam operasi intelijen dan pengolahan data informasi dari Aplikakasi Pelaporan Orang Asing (APOA). Izin tinggal DWS diketahui hanya 60 hari dan telah habis.
 
"Dia berada di wilayah Indonesia lebih dari 60 hari dari batas waktu izin tinggal yang diberikan. Itu diketahui setelah dilakukan pemeriksaan terhadap kepemilikan kelengkapan administrasi (paspor dan visa," bebernya.
 
DWS sempat melakukan perlawanan saat ditangkap dengan mengucapkan kata-kata kasar. Ia kemudian digiring Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok.
 
"Kami mengedepankan profesionalitas dalam bertugas dan secara persuasif. Petugas menjelaskan pelanggaran keimigrasian yang dilakukan dan akhirnya dapat kami amankan,” Paparnya.
 
Setelah dilakukan pemeriksaan, Sukri, menambahkan DWS memegang izin tinggal kunjungan Visa On Arrival (VoA). Dia masuk ke wilayah Indonesia melalui Imigrasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang dan melakukan perpanjangan izin tinggal kunjungan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Selatan.
 
“Namun setelah masa izin tinggal kunjungannya habis, yang bersangkutan tidak segera keluar dari wilayah Indonesia atau kembali ke negara asalnya karena beralasan tidak memiliki cukup uang, untuk membeli tiket pesawat keluar dari wilayah Indonesia," tandasnya.
 
Berdasarkan aturan DWS dijerat Pasal 78 ayat 3 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Dia terancam tindakan administratif keimigrasian berupa deportasi dan penangkalan.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif