Asap semakin pekat di Jambi. Foto: ANT/Wahdi Septiawan
Asap semakin pekat di Jambi. Foto: ANT/Wahdi Septiawan

PAUD dan TK di Jambi Diliburkan karena Kabut Asap

Nasional kabut asap Kebakaran Lahan dan Hutan
Antara • 15 Oktober 2019 11:18
Jambi: Pemerintah Kota Jambi meliburkan siswa PAUD dan TK selama empat hari pada 15-18 Oktober 2019 akibat kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin pekat pada Senin, 14 Oktober 2019, malam. Sedangkan untuk siswa SD, SMP, sederajat tetap masuk pada hingga Rabu, 16 Oktober 2019, namun jam masuk sekolah mundur menjadi pukul 08.30 WIB.
 
"Siswa PAUD dan TK selama empat hari, mulai dari tanggal 15-18 Oktober" kata Juru Bicara Pemerintah Kota Jambi Abu Bakar, melansir Antara, Selasa, 15 Oktober 2019.
 
Dia menjelaskan kebijakan dilakukan berdasarkan maklumat Wali Kota Jambi nomor 180/179 /HKU/2019 tentang antisipasi dampak kabut asap. Data Air Qualiity Monitoring System (AQMS) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi merilis kualitas udara di Jambo dalam kategori sangat tidak sehat sampai berbahaya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pihak sekolah diminta aktif memantau kondisi udara melalui data realtime AQMS/ DLHD Kota Jambi yang dirilis Dinas Pendidikan Kota Jambi dan Humas Pemerintah Kota Jambi. Abu mengimbau untuk kegiatan olahraga dan kegiatan lain di luar sekolah ditiadakan mengantisipasi penyakit akibat kabut asap.
 
"Sebagai pencegahan dini dampak kabut asap maka kepada siswa, guru dan karyawan Tata Usaha (TU) sekolah diimbau menggunakan masker selama perjalanan dan beraktifitas di sekolah," pungkasnya. (Syarum Latupono)
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif