Seorang personel pemadam kebakaran Manggala Agni mengenakan masker saat apel kesiapan personel gabungan Satgas Siaga Darurat Kebakaran Lahan dan Hutan Riau di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Kamis (10/9). ANTARA FOTO/FB Anggoro.
Seorang personel pemadam kebakaran Manggala Agni mengenakan masker saat apel kesiapan personel gabungan Satgas Siaga Darurat Kebakaran Lahan dan Hutan Riau di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Kamis (10/9). ANTARA FOTO/FB Anggoro.

BNPB Kirim 1.500 Personel untuk Cegah Karhutla di Riau

Nasional kebakaran lahan dan hutan
Antara • 11 Juli 2019 12:45
Jakarta: Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengirim 1.500 personel gabungan yang akan diterjunkan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau. Para personel tersebut juga ditugaskan memberi edukasi kepada masyarakat.
 
"Pengiriman personel ini untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat tentang
pengelolaan hutan dan lahan pada saat musim kemarau," kata Doni di Lapangan Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Rabu, 10 Juli 2019.
 
Doni menjelaskan pengiriman personel tersebut untuk memberikan pemahaman kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan. Apalagi, Riau yang merupakan lahan gambut adalah wilayah yang rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan selama kemarau.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Doni personel tim gabungan yang diterjunkan ke Riau akan menggunakan cara-cara dan pendekatan yang humanis agar masyarakat tidak melakukan pembakaran dan ikut berperan mencegah kebakaran.
 
"Dengan pendekatan persuasif dan mengajak kesadaran semua pihak, kita berharap kebakaran hutan dan lahan dapat kita hentikan sejak hari ini," jelas Doni.
 
Doni mengatakan lahan gambut yang mencapai ketebalan 36 meter merupakan karunia bagi bangsa Indonesia. Namun, bila sudah terjadi kebakaran hutan dan lahan, akan merusak ekosistem hutan, flora, fauna, serta cagar biosfer. Kebakaran hutan dan lahan juga
akan mengganggu pelayanan transportasi masyarakat dan bisnis.
 
Doni kembali mengatakan Indonesia juga telah mendapat desakan dan teguran dari negara tetangga terkait akibat yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan dan lahan. Hal ini tentu saja mengganggu hubungan diplomatik antarnegara dan regional Kawasan ASEAN.
 
"Dalam membangun kesiapsiagaan bencana, BNPB mengedepankan konsep 'Kenali Ancamannya, Siapkan Strateginya' akar permasalahan penyebab bencana harus dicari, kemudian dicari solusinya. Dalam kasus kebakaran hutan dan lahan, solusi yang terbaik adalah melakukan pencegahan," pungkas Doni.
 
Pada kesempatan tersebut kepala BNPB juga memberikan bantuan dana siap pakai untuk penanganan siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau kepada BPBD Provinsi Riau sebesar Rp300 juta, Polda Riau Rp250 juta, dan Korem 031 Wirabima Rp1 miliar.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif