Pekerja membuat produk ukiran di sentra industri mebel Desa Ngabul, Jepara, Jawa Tengah, Selasa (25/10). ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho
Pekerja membuat produk ukiran di sentra industri mebel Desa Ngabul, Jepara, Jawa Tengah, Selasa (25/10). ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

Industri Mebel Sumbang 34,87 Persen PDRB

Nasional kerajinan
Rhobi Shani • 23 Oktober 2019 14:30
Jepara: Pada tahun 2018 nilai ekspor kerajinan mebel dan ukiran Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, tercatat mencapai US$190 juta. Angka tersebut sama dengan menyumbang 34,87 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Jepara.
 
Untuk sektor industri olahan, mebel, kerajinan kayu dan kerajinan tangan (handicraft), serta kayu olahan, memberikan kontribusi terbesar PDRB.
 
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Jepara, Dian Kristiandi, menguraikan tercatat ada 386 ekportir di bidang industri furnitur dari kayu. Negara tujuan ekspor sebanyak 114 negara. Volume usaha sebesar 59,95 juta kilogram.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mebel penyumbang terbesar PDRB. Nilainya lebih dari US$179 juta," jelas Dian, Rabu, 23 Oktober 2019.
 
Penyumbang PDRB selanjutnya kerajinan kayu serta kerajinan tangan. Tercacat telah diekspor ke 31 negara tujuan oleh 82 eksportir, dengan volume ekspor 1,91 juta kilogram, dan nilainya US$3,92 juta.
 
Dian menjelaskan untuk produk kayu olahan, telah diekspor ke 33 negara tujuan oleh 38 eksportir, dengan volume ekspor mencapai 8,3 juta kilogram, dan nilainya mencapai US$8 juta.
 
"Selain menonjol, kerajinan mebel dan ukiran telah menjadi trademark, nafas kehidupan dan urat nadi perekonomian masyarakat Jepara," jelas Dian.
 
Kepala Dinas Perindustrianm dan Perdagangan, Ratib Zaini, menambahkan secara komulatif, jumlah unit usaha mebel dan ukiran, pangsa ekspor maupun domestik, sampai saat ini tercatat ada 7.462 unit.
 
"Jumlah tenaga kerja yang diserap dari sektor ini lebih dari 86 ribu tenaga kerja," kata Ratib.
 
Setelah sektor industri pengolahan, penyumbang terbesar PDRB Kabupaten Jepara  yakni sektor perdagangan besar dan eceran. Sektor ini memberi kontrbusi sebesar 16,68 persen. Kemudian sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan kontribusi sebesar 13,63 persen terhadap PDRB Kabupaten Jepara.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif