Ilustrasi tanaman ganja/AFP/ Miguel Rojo
Ilustrasi tanaman ganja/AFP/ Miguel Rojo

Lahan Ganja Ditemukan di Perbukitan di Sukabumi

Nasional ganja kasus narkoba ladang ganja
Media Indonesia.com • 22 November 2020 13:04
Sukabumi: Anggota Satuan Narkoba Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat, menemukan ladang ganja di sebuah lahan di kawasan perbukitan di daerah Goalpara, Desa Cisarua, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
 
Terungkapnya kebun ganja itu meurpakan pengembangan usai penangkapan dua orang tersangka yang mengaku sebagai kurir.
 
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengatakan, jajarannya menangkap tersangka AB, 38, dan TS, 38. Keduanya mengaku sebagai kurir dan ditangkap di dua lokasi berbeda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"AB kami tangkap di Terminal Sukaraja. Sedangkan TS ditangkap di Kampung Gudawang, Kecamatan Sukaraja," kata Sumarni, Sabtu, 21 November 2020.
 
Hasil pemeriksaan terhadap tersangka AB dan TS, kata dia, keduanya mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang berinisial JD, warga Desa Cisarua, Kecamatan Sukaraja.
 
"Kami pun langsung melakukan pengintaian terhadap JD," tutur dia.
 
Baca juga:Jalan Protokol di Palangka Raya Kembali Disemprot Disinfektan
 
Selama proses pengintaian, polisi menemukan sebuah lahan yang ditanami pohon ganja. Di tempat itu ditemukan sedikitnya 20 pohon ganja yang mulai tumbuh dengan ukuran berbeda-beda.
 
"Ukurannya ada yang 10 sentimeter hingga 15 sentimeter. Kita belum berhasil menangkap JD karena yang bersangkutan terlebih dulu kabur. Masih kita buru terduga JD ini," sambung Sumarni.
 
Dari tersangka AB, polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya satu paket plastik berisi daun ganja kering, satu paket daun ganja kering siap edar yang dibungkus lakban berwarna cokelat, serta satu bungkus rokok berisi satu linting ganja kering.
 
Sementara dari tangan tersangka TS, polisi mengamankan dua paket ganja kering yang dibungkus lakban dan satu bungkus rokok bekas berisi ganja kering.
 
"Semua barang bukti sudah kami amankan untuk proses penyelidikan," tegas Sumarni.
 
Kedua tersangka dijerat Pasal 111 Ayat 1 dan Pasal 114 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35/2009 tentang Narkotika. Kedua tersangka terancam hukuman pidana maksimal 20 tahun penjara. (Benny Bastiandy)
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif