Ilustrasi Siswa SMP Negeri 1 Pangandaran menyelamatkan diri di bawah meja saat terjadi gempa bumi, Sabtu, (3/8/2019). ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/ama
Ilustrasi Siswa SMP Negeri 1 Pangandaran menyelamatkan diri di bawah meja saat terjadi gempa bumi, Sabtu, (3/8/2019). ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/ama

Gempa Pangandaran Terasa di Yogyakarta Seperti Getaran Truk

Nasional Gempa Bumi bencana alam
Antara • 25 Oktober 2020 10:49
Jakarta: Guncangan gempa bumi magnitudo 5,9 yang mengguncang wilayah Pangandaran, Jawa Barat, dirasakan ke sejumlah wilayah hingga ke Daerah Istimewa Yogyakarta.
 
"Guncangan dirasakan pada skala II-III MMI di mana getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan truk berlalu," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, Minggu, 25 Oktober 2020.
 
Baca: Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan selain Yogyakarta, getaran juga dirasakan di Kabupaten Bandung, Kebumen, Kutoarjo, Banyumas, Banjarnegara, Kulonprogo, Bantul dan Gunungkidul pada skala yang sama.
 
Guncangan gempa yang magnitudonya diperbarui menjadi 5,5 itu cukup kencang dirasakan di Sukabumi, Tasikmalaya, dan Pangandaran pada skala III-IV MMI yaitu bila pada siang hari getaran dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.
 
Serta pada skala III MMI di mana getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan truk berlalu di Kuningan, Garut, dan Cilacap.
 
"Namun dirasakan lemah di Kota Bandung dan Tegal yaitu pada skala II MMI dimana getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang," jelasnya.
 
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami.
 

 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif