Gubernur Sumsel Herman Deru menyerahkan sertifikat tanah di halaman Kantor ATR/BPN Lubuklinggau, Sabtu, 25 September 2021. Foto: Dokumentasi
Gubernur Sumsel Herman Deru menyerahkan sertifikat tanah di halaman Kantor ATR/BPN Lubuklinggau, Sabtu, 25 September 2021. Foto: Dokumentasi

Herman Deru Serahkan Ratusan Sertifikat Tanah kepada Warga Lubuklinggau

Nasional sertifikat tanah gratis Herman Deru
Gonti Hadi Wibowo • 26 September 2021 10:15
Lubuklinggau: Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru menyerahkan 189 sertifikat tanah secara simbolis di halaman Kantor ATR/BPN Lubuklinggau, Sabtu, 25 September 2021.
 
Penyerahan sertifikat diperuntukkan bagi tanah rumah peribadatan, tanah perumahan untuk masyarakat, tanah pemerintah, dan tanah BUMN.
 
Herman Deru menyampaikan kepada seluruh masyarakat penerima sertifikat tanah untuk menyimpan dan menggunakan sertifikatnya dengan baik dan benar. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sertifikat ini menjadi bukti yang sah dan dapat dijadikan sarana untuk kegiatan yang lebih produktif. Simpan baik-baik. Termasuk juga sertifikat rumah ibadah seperti masjid disimpan. Ini penting agar zuriat yang mewakafkan atau menghibahkan tanahnya tahu sehingga tidak bermasalah di kemudian hari," kata Deru.
 
Menurutnya, sertifikat ini juga bisa digunakan untuk mengembangkan pertanian oleh masyarakat. Dengan adanya jaminan ini menurutnya masyarakat akan lebih mudah mendapatkan KUR, kredit komersil atau kredit-kredit lainnya. 
 
Baca juga: Gobel: Politik NasDem adalah Kesejahteraan Rakyat
 
Lebih jauh dikatakannya, sesuai dikatakan Presiden melalui Kementerian ATR/BPN bahwa pemerintah menargetkan di 2023 semua tanah sudah terdata dan masuk dalam peta wilayah. Penyerahan ini pun sudah kesekian kali dilakukan. 
 
"Saya berharap ke depannya semua semua tanah di Sumsel dan Lubuklinggau bersertifikat," ujarnya.
 
Pada kesempatan ini, sertifikat ini juga dibagikan kepada masyarakat, lembaga peribadatan, pemerintah daerah dan BUMN di wilayah Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Musi Rawas Utara. 
 
Menurutnya, tanah sebagai salah satu aset harus dapat kita kelola secara aman tanpa adanya persengketaan yang mungkin saja terjadi. Ini  tujuan dari sertifikasi lahan milik masyarakat, tanah wakaf, tanah aset pemerintah dan tanah BUMN juga berfungsi untuk mengurangi sengketa tanah yang terjadi. 
 
Baca juga: Kronologi Anggota Brimob Gugur saat Kontak Tembak dengan KKB
 
"Sertifikat tanah ini tentu sangat penting sebagai dasar bukti kepemilikan tanah yang sah serta memberi kepastian hak atas kepemilikan tanah yang berkekuatan hukum dan ini otomatis akan mengurangi potensi sengketa yang terjadi. 
 
Sementara itu, Wali Kota Lubuklinggau, Prana Putra Sohe, mengatakan sangat berterimakasih atas kehadiran Gubernur Sumsel yang menyerahkan secara langsung sertifikat program pusat ini secara simbolis. 
 
Dikatakan Prana, masih banyak PR ATR/BPN Lubuklinggau diantaranya mengenai aset limpahan Musirawas dan lainnya. Selain menyelesaikan hal tersebut Iapun berharap di bawah komando Kepala ATR baru, ATR BPN dapat memberikan sertifikat pada semua komponen masyarakat. 
 
"Kami terus berupaya memberika kemudahan pada masyarakat. Insya Allah disini mengurus sertifikat tidak perlu lama. Cukup tiga hari selesai," katanya.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif