Ilustrasi--Proses evakuasi korban banjir bandang di Lebak, Banten. (Foto: ANTARA/Bagus Khoirunas)
Ilustrasi--Proses evakuasi korban banjir bandang di Lebak, Banten. (Foto: ANTARA/Bagus Khoirunas)

Evakuasi Korban Banjir di Bekasi Terkendala Perahu Karet

Nasional banjir jakarta
Antonio • 04 Januari 2020 09:07
Bekasi: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Jawa Barat, mengakui lambat melakukan evakuasi korban banjir di wilayah setempat. Hal itu lantaran minimnya ketersediaan perahu karet.
 
Kepala BPBD Kota Bekasi, Hariono, menyampaikan, terdapat 93 titik banjir. Sementara, pihaknya mencatat hanya ada 23 perahu karet milik Pemkot Bekasi.
 
"Itu pun dari kita cuma punya enam perahu. Damkar, Satpol PP, dan instansi, lingkungan hidup itu cuma 23 unit," kata dia di Bekasi, Jumat, 3 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengatakan, jumlah tersebut tidak sebanding dengan jumlah korban terdampak yang mencapai ratusan ribu orang. "Itu yang minta dievakuasi saya menerima telepon saja mungkin kisaran 200 yang meminta bantuan," sambungnya.
 
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga mengakui hal yang sama. Menurut dia, lambatnya evakuasi juga dikarenakan sulitnya akses menuju Kota Bekasi saat banjir melanda.
 
"Menuju ke titik sananya (evakuasi) juga kita repot, contoh bantuan dari luar Bekasi itu kena macet semua di pintu-pintu masuk jadi orang-orang itu pengin menolong kan bawa kendaraan kan, nah kendaraannya sendiri enggak bisa tembus ditambah hari kerja ada orang juga yang sebagian ingin tetap beraktivitas," kata dia di Bekasi, Kamis, 2 Januari 2020.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif