Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

Kabupaten Lebak Disebut Rawan Disusupi Jaringan Terorisme

Nasional terorisme radikalisme
Antara • 05 November 2019 14:21
Lebak: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebak, Banten, Dede Jaelani, menyebut wilayahnya rawan dimasuki jaringan terorisme. Ia pun mengimbau masyarakat waspada terhadap semua tindakan yang bisa mengancam keutuhan NKRI.
 
"Kita sudah menyampaikan surat kepada kecamatan, desa dan kelurahan agar mewaspadai jaringan terorisme," kata Dede, melansir Antara, Selasa, 5 Oktober 2019.
 
Dede mengatakan kerap kali para pelaku terorisme menyewa tempat kos atau rumah kontrakan saat merencanakan aksi. Mereka pun enggan bergaul dengan masyarakat sekitar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mencontohkan pelaku penusukan terhadap mantan Menko Polhukam Wiranto di Menes, Pandeglang, dilakukan oleh orang luar yang mengontrak tempat tinggal di wilayah Banten.
 
"Kejadian seperti itu jangan sampai terjadi di Kabupaten Lebak," ungkapnya.
 
Dede menegaskan warga pendatang yang mengontrak rumah harus melapor minimal ke ketua rukun tetangga (RT). Namun, apabila mereka mencurigakan, masyarakat diminta tak segan melapor ke aparat kepolisian terdekat.
 
"Kami minta warga mewaspadai pendatang baru yang mengontrak, mereka wajib lapor guna mencegah masuknya jaringan terorisme dan radikalisme," katanya.
 
Ia menambahkan pihaknya menginstruksikan kepada camat, desa, dan kelurahan agar melakukan pendataan penghuni rumah kontrakan guna mencegah penyebaran jaringan terorisme di daerah ini. Pendataan rumah kos merupakan bentuk pengawasan dan kewaspadaan terhadap teroris.
 
"Kami minta pemilik rumah kos lebih selektif menerima orang yang hendak menyewa rumah guna mencegah masuknya jaringan terorisme, juga peredaran narkoba dan prostitusi," pungkasnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif