Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) UKM, Gedung Cisadane, Karawaci, Kota Tangerang, Banten berkerumun tanpa menjaga jarak. (Foto: Medcom.id/Hendrik)
Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) UKM, Gedung Cisadane, Karawaci, Kota Tangerang, Banten berkerumun tanpa menjaga jarak. (Foto: Medcom.id/Hendrik)

Pendaftaran Bantuan UMKM di Tangerang Kini Secara Daring

Nasional Virus Korona UMKM Protokol Covid-19 Ingat Pesan Ibu
Hendrik Simorangkir • 20 Oktober 2020 12:36
Tangerang: Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, mengatakan adanya kerumunan di Gedung Cisadane, Karawaci, Kota Tangerang, Banten, pada Senin, 19 Oktober 2020 lantaran disinformasi di masyarakat terkait pendataan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) secara manual. Pihaknya kini membuka pendaftaan daring, agar kejadian serupa tidak terulang.
 
"Pendaftaran kini bisa melalui aplikasi sabakota.tangerangkota.go.id. Kemarin itu dilakukan pendataan bagi yang belum terdata. Karena di aplikasi itu, sudah 94.000 UMKM yang terdata. Yang sudah ditotal didata 94.419 ini hasil pendataan hasil verifikasi dinas sama kelurahan dan kecamatan," ujarnya, Selasa, 20 Oktober 2020.
 
Arief menuturkan dari 94.000 UMKM yang terdata, baru 61.000 yang diberikan bantuan. Sedangkan 33.000 lainnya belum menerima bantuan, dan tengah diusulkan ke pemerintah pusat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Disinformasi Sebabkan Kerumunan Pelaku UMKM
 
"Kita berharap dari yang itu kalau masih ada yang belum terdata dan disampaikan datanya lagi. Tapi, informasi yang beredar semua yang belum menerima ngasih data lagi. Itu yang akhirnya jadi disinformasi," terangnya.
 
Arief menambahkan, kerumunan yang terjadi kemarin itu adalah pendataan yang diminta pemerintah pusat. Untuk pendataan tambahan, yang belum menerima bakal di usulkan kembali.
 
"Karena pemberiannya itu sudah langsung, dari pemerintah pusat ke rekenig masing-masing. Kita hanya membantu mendata bagi yang belum mendata," jelasnya.
 
Pemerintah melalui Satgas covid-19 atau #satgascovid19 terus menyosialisasikan #ingatpesanibuyakni jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakai masker, #jagajarak dan #hindarikerumunan serta #cucitangan #cucitanganpakaisabun
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif