Sebanyak 11 parpol di Jember bertemu untuk berkonsolidasi terkait Pilkada Jember pada 29 Juli 2020. (Foto: ANTARA/ Zumrotun Solichah)
Sebanyak 11 parpol di Jember bertemu untuk berkonsolidasi terkait Pilkada Jember pada 29 Juli 2020. (Foto: ANTARA/ Zumrotun Solichah)

11 Parpol Berkoalisi Lawan Faida di Pilkada Jember

Nasional dprd pilkada serentak Pemilu Serentak 2020
Antara • 03 Agustus 2020 23:26
Jember: Sebanyak 11 partai politik yang memiliki kursi di DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, sepakat melawan petahana Bupati Jember Faida yang maju melalui jalur perseorangan dalam Pilkada Jember 2020.
 
"Memang benar kami menandatangani surat kesepakatan bersama yang dilayangkan kepada DPP masing-masing parpol. Meminta pengurus pusat semua partai bersatu mencalonkan satu pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada Jember," kata Sekretaris DPC PDI Perjuangan Bambang Wahyu, Senin, 3 Agustus 2020.
 
Sebelas parpol itu yakni PKB dan NaDem masing-masing delapan kursi; PDI Perjuangan dan Gerindra masing-masing tujuh kursi; PKS enam kursi; PPP lima kursi; Golkar, PAN, Demokrat, Perindo masing-masing dua kursi; serta Partai Berkarya satu kursi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bambang mengatakan, ada dua poin kesepakatan yang dibuat oleh 11 parpol yang memiliki kursi di DPRD Jember. Pertama, pascaparipurna DPRD Kabupaten Jember dengan agenda hak menyatakan pendapat, memohon kepada DPP partai politik untuk mengawal proses hukum ke Mahkamah Agung.
 
"Keputusan menggunakan hak menyatakan pendapat ini didukung dan disetujui seluruh fraksi di DPRD Kabupaten Jember, yang merupakan representasi dari seluruh partai politik dan menyangkut muruah serta kehormatan DPRD Kabupaten Jember," lanjut dia.
 
Baca juga:Percayakan Obat Covid-19 dari Sumber Resmi
 
Kedua, dengan lolosnya petahana sebagai calon independen pada Pillkada 2020 di Kabupaten Jember, koalisi partai meminta seluruh DPP partai politik yang memiliki kursi di DPRD melakukan koordinasi dengan seluruh DPP partai politik sebagai bentuk ikhtiar mengusung satu pasangan calon yang kuat untuk menjadi penantang petahana agar bisa head to head.
 
"Itu kesepakatan 11 parpol di Jember, tapi keputusan tetap berada di tangan DPP parpol masing-masing, namun kami berharap pusat mendengarkan aspirasi yang di daerah," tuturnya.
 
Wahyu menjelaskan seluruh parpol di Jember bersatu karena petahana sudah pasti maju dalam bursa pilkada melalui jalur perseorangan. Sehingga bagi parpol bahwa majunya independen adalah ancaman bagi perkembangan demokrasi.
 
"Mengingat salah satu pilar demokrasi di Indonesia adalah partai politik, sehingga bagi calon bupati yang diusung oleh parpol akan mendapatkan kontrol kuat dari parpol pengusung, agar kebijakannya benar-benar berpihak kepada rakyat," katanya.
 
Pasangan Faida dan Dwi Arya Nugraha Oktavianto (Faida-Vian) dinyatakan lolos verifikasi faktual dukungan bakal calon perseorangan yang akan maju dalam pemilihan kepala daerah berdasarkan rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil verifikasi faktual dukungan yang digelar Komisi Pemilihan Umum Jember.
 
Pasangan Faida-Vian dapat mendaftarkan diri sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Jember 2020 bersama pasangan calon yang maju dari partai politik pada 4-6 September 2020.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif