Legislator Dukung Penambahan Dokter Spesialis RSUD Lakipadada

Gervin Nathaniel Purba 09 Agustus 2018 19:30 WIB
berita dpr
Legislator Dukung Penambahan Dokter Spesialis RSUD Lakipadada
Anggota Komisi IX DPR RI Marinus Gea. (Foto: Dok. DPR)
Jakarta: Anggota Komisi IX DPR RI Marinus Gea mendukung permintaan tambahan dokter spesialis untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lakipadada, di Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan. Namun ia mengingatkan, sebelum direalisasikan harus dikaji terlebih dahulu volume pekerjaannya.

"Saya pada dasarnya mendukung penambahan dokter spesialis seperti yang diminta Direktur RSUD Lakipadada. Namun di sisi lain, dokter-dokternya juga harus dikaji volume pekerjaannya. Jangan sampai dokter spesialis didatangkan, namun kegiatannya sangat terbatas di sana,” ujar Marianus bersama Tim Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI meninjau RSUD Lakipadada Tana Toraja, Sulsel, dalam keterangan tertulis, Kamis, 9 Agustus 2018.

Tidak hanya itu, politikus dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga menilai bahwa pemerintah daerah (pemda) harus bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk memberikan berbagai fasilitas pendukung yang dibutuhkan oleh dokter tersebut. Dengan kata lain, perlu hal-hal menarik yang ditawarkan oleh pemda untuk dokter spesialis, sehingga dokter tersebut mau, dan betah menjalankan tugasnya di daerah tersebut.


"Harus ada kerja sama antara pemerintah pusat dan pemda dalam rangka mengoptimalikan pelayanan dokter spesialis ke masing-masing daerah. Sebut saja pemberian insentif atau fasilitas menarik lainnya yang akan membuat dokter tersebut tertarik, betah tinggal, dan bertugas di daerah tersebut,” kata Marinus.

Namun, lanjut Marinus, tentu saja pemberian fasilitas ini tidak hanya dibebankan kepada pemerintah pusat semata. Melainkan juga menjadi tanggung jawab Pemda. 

"Sehingga tidak terjadi kebuntuan di pusat, namun juga permasalahan yang harus diatasi bersama oleh pemda juga,” kata politikus dapil Banten III ini.

Pada kesempatan itu, Dirut RSUD Lakipadada Syafari D Mangopo menyampaikan berbagai kendala dan permasalahan yang dihadapinya. Selain kekurangan fasilitas kesehatan, tenaga dokter spesialis di RS tersebut juga minim. 



(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id