Polda Sulsel Segera Bawa Kasus ABU Tours ke Pengadilan

Andi Aan Pranata 11 Juli 2018 14:58 WIB
penipuanibadah umrah
Polda Sulsel Segera Bawa Kasus ABU Tours ke Pengadilan
Kantor ABU Tours di Sumatera Selatan. MEDIA INDONESIA/Dwi Apriani
Makassar: Penyidik Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan segera merampungkan pemeriksaan kasus dugaan penipuan, dan pencucian uang dana oleh perusahaan travel umrah ABU Tours. Dalam waktu dekat berkas empat tersangka akan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi.

“Kita harap lampu hijau, untuk seterusnya proses persidangan akan segera dimulai,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani di Makassar, Rabu 11 Juli 2018.

Dalam kasus ini, polisi menetapkan dan menahan empat tersangka. Masing-masing Direktur Utama ABU Tours Hamzah Mamba; istri Hamzah sekaligus Komisaris Nursyahriah Mansyur; Komisaris Chaeruddin; dan mantan direktur keuangan Muhammad Kasim.


Baca: Istri Bos ABU Tours Kendalikan Dana Setoran Jemaah

Menurut Dicky sejauh ini belum ada kemungkinan penetapan tersangka baru. Namun penyidik tetap mempelajari keterangan puluhan saksi yang diperiksa, baik dari kalangan internal perusahaan maupun eksternal seperti agen dan mitra.

Sebagai bukti, Polda Sulsel mengajukan berbagai aset terkait ABU Tours yang disita sejak beberapa bulan lalu. Antara lain berupa 33 aset benda tidak bergerak seperti tanah dan bangunan, 36 kendaraan bermotor, alat elektronik, alat usaha, dan uang tunai.

“Total aset yang kita sita hampir Rp200 miliar,” kata Dicky.

Baca: Aset ABU Tours Lebih Banyak Ketimbang First Travel

Dicky memastikan pengusutan kasus ABU Tours dipusatkan di Makassar, Sulsel, meski korban berasal dari belasan provinsi di Indonesia. Itu karena ABU Tours dikendalikan di Sulsel. Dana jemaah juga dikendalikan dan ditampung di sini.

“Kalau melihat aliran dana ABU Tours dari daerah, semua menyetor ke rekening penampungan di Makassar. Dari kepala-kepala cabang di luar, setelah mengambil uang jemaah, langsung disetor ke sini,” ujar Dicky.



(ALB)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id