Tim jaksa berencana melimpahkan berkas para tersangka ke Pengadilan Negeri Makassar dalam waktu dekat.
Tim jaksa berencana melimpahkan berkas para tersangka ke Pengadilan Negeri Makassar dalam waktu dekat.

Kasus ABU Tours Dilimpahkan ke Pengadilan Pekan Depan

Nasional penipuan ibadah umrah
Andi Aan Pranata • 23 Agustus 2018 15:54
Makassar: Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan segera membawa kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang oleh perusahaan travel umrah ABU Tours ke persidangan. Tim jaksa berencana melimpahkan berkas para tersangka ke Pengadilan Negeri Makassar dalam waktu dekat.
 
Kejati Sulsel menangani dua tersangka ABU Tours, yakni bos perusahaan Hamzah Mamba dan mantan direktur keuangannya, Muhammad Kasim. Dua tersangka lain masih disidik oleh Polda Sulsel.
 
“Saya sudah instruksikan Aspidum (Asisten Pidana Umum), paling lambat minggu depan supaya sudah dilimpahkan ke pengadilan,” kata Kepala Kejati Sulsel Tarmizi kepada wartawan di Makassar, Kamis 23 Agustus 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tarmizi mengungkapkan, pihaknya segera berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kejari Makassar. Mereka perlu merampungkan berkas administrasi untuk persidangan, yakni rencana dakwaan untuk dua tersangka.
 
Menurut Tarmizi, kasus ABU Tours mesti segera dibawa ke persidangan. Sebab para korbannya sudah cukup lama menunggu kejelasan. Apalagi kasus ini menyita perhatian publik dalam skala besar.
 
“Sudah ada petunjuk-petunjuk, dan sudah ada item yang perlu dikoreksi. Setelah itu bisa langsung dilimpahkan untuk disidang,” ujar Tarmizi.
 
Dua tersangka ABU Tours dijerat dengan Pasal 732 KUHP tentang penggelapan serta Pasal 55 KUHP tentang penipuan. Mereka juga disangkakan dengan Pasal 5 Undang-undang nomor 8 Tahun 2010 tentang pencucian uang. Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara.
 
Selain dua tersangka di Kejati, dua lainnya masih ditahan di Polda Sulsel. Mereka adalah istri Hamzah Mamba sekaligus komisaris ABU Tours bernama Nursyahriah Mansyur. Satu lagi komisaris bernama Chaeruddin.
 
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani mengungkapkan, penyidik juga terus mengejar aset terkait ABU Tours. Aset mesti disita karena diduga dibeli dari hasil uang hasil kejahatan. Seluruh aset jadi barang bukti di persidangan kelak.
 
“Total aset ABU Tours yang disita sudah lebih dari Rp250 miliar,” kata Dicky.

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif