ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Populer Daerah, Sriwijaya Air Diizinkan Naik ke 29 Ribu Kaki hingga Morfologi Gunung Merapi

Nasional Berita Terpopuler Hari Ini Berita Terpopuler Daerah
Lukman Diah Sari • 10 Januari 2021 07:49
Jakarta: Sejumlah berita pada Sabtu, 9 Januari 2021, di daerah menyita perhatian publik. Salah satunya perihal kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182.
 
Sriwijaya Air 182 diduga jatuh di Kepulauan Seribu. Pesawat tersebut sebelumnya dikabarkan hilang kontak usai lepas landas di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.
 
Sementara itu, dua berita lainnya perihal aktivitas Gunung Merapi, dan pembagian bantuan sosial tunai yang menuai kerumunan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berikut berita populer yang terjadi pada Sabtu, 9 Januari 2021:
 
1. Menhub Sebut Sriwijaya Air Diizinkan Naik ke 29 Ribu Kaki Sebelum Hilang Kontak
 
Maskapai Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ182 dikabarkan hilang kontak sesaat lepas landas di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, pada Sabtu, 9 Desember 2021. Pesawat jenis Boeing 737-600 dengan registrasi PK-CLC terbang dengan tujuan Jakarta-Pontianak hilang kotak sekitar pukul 14.39 WIB.
 
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan terkait insiden tersebut pesawat tersebut tinggal landas menuju Pontianak pada pukul 13.36 WIB. Saat pukul 14.27 WIB pesawat tersebut meminta untuk menaiki ketinggian karena kondisi cuaca yang buruk.
 
"Izin itu diberikan untuk naik ke ketinggian 29 ribu kaki dengan mengikuti standar. Pukul 14.40 menara tidak lagi melihat pesawat Sriwijaya," ujarnya saat tengah berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait di Office In Charge (OIC) Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu, 9 Januari 2021.
 
Selengkapnya baca di sini.
 
2.  Pembagian Bansos Tunai di Tangerang Timbulkan Kerumunan
 
Pembagian bantuan sosial tunai (BST) di gedung SDN Sukasari 4-5, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, dikeluhkan warga. Pasalnya, pembangian BST menimbulkan kerumunan di tengah masa pandemi covid-19.
 
Salah satu penerima BST, Wati Nur Ningsih,  mengaku warga hanya diminta memakai masker. Namun tidak ada jarak saat mengantre.
 
"Enggak ada jaga jarak. Cuma disuruh pakai masker, kalau enggak pakai masker tidak boleh masuk," kata Wati, Sabtu, 9 Januari 2021.
 
Selengkapnya baca di sini.
 
3. Morfologi Gunung Merapi Berubah Signifikan dalam Sepekan
 
Kondisi morfologi atau tubuh Gunung Merapi berubah signifikan dalam sepakan terakhir. Laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), pengamatan sejak 1 hingga 7 Januari 2021 menunjukkan perubahan berbagai aspek.
 
Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, menyampaikan perubahan terjadi sejak Gunung Merapi alami guguran lava pijar pertama pada 2021, yakni 4 Januari pukul 19.50 WIB. Guguran itu terekam di seismogram dengan amplitudo 33 milimeter dan durasi 60 detik.
 
"Suara guguran terdengar hingga Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan. Dalam satu minggu ini guguran lava pijar teramati sebanyak 19 kali dengan jarak luncur maksimal 800 meter ke hulu Kali Krasak," ujar Hanik dalam keterangan tertulis, Jumat malam, 8 Januari 2021.
 
Selengkapnya baca di sini.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif