Ratusan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat
Ratusan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat

Rektor Unisba Protes Penanganan Aksi Demo Berlebihan

Nasional Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
ant • 09 Oktober 2020 16:44
Bandung: Rektor Universitas Islam Bandung (Unisba) Prof Edi Setiadi melayangkan surat keberatan ke Polda Jabar atas pengamanan yang berlebihan saat mengamankan demo UU Cipta Kerja, Rabu 8 Oktober 2020. Edi menyebut ada sejumlah kaca bangunan pecah diduga akibat tembakan gas air mata dari aparat kepolisian yang mengarah ke kampus.
 
Edi meminta pimpinan kepolisian dapat mengendalikan anggotanya supaya tidak bertindak terlalu berlebihan. Karena, kata dia, area kampus merupakan fasilitas pendidikan yang bertujuan mencerdaskan bangsa.
 
"Kami memohon agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, karena kami pun mengetahui tugas dan fungsi kepolisian, terutama tugas mengayomi dan melindungi masyarakat," kata Edi dalam laporan pengaduannya yang ditujukan ke Kapolda Jawa Barat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, menyebut kerusakan yang terjadi terhadap bangunan kampus Universitas Islam Bandung (Unisba) itu disebabkan mahasiswa yang lari ke arah kampus dan belum membubarkan diri hingga malam.
 
Lalu pada saat lari ke kampus, Ulung menyebut para massa dari mahasiswa itu juga menutupi akses jalan menuju Jalan Tamansari, lokasi kampus Unisba.
 
"Dan itu juga kan menutup-nutup jalan dan melempar bom molotov kepada petugas sehingga kita kan ke sana mau mengejar dan membubarkan massa yang berkumpul," kata Ulung di Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat, 9 Oktober 2020.
 
Selain sudah melebihi waktu unjuk rasa pada malam hari, Ulung mengatakan pembubaran itu dilakukan juga untuk menghindari potensi tindakan massa yang merusak fasilitas umum.
 
"Seperti kita lihat fasilitas umum banyak yang dirusak, taman dan lampu dan segala macam, maka kita membubarkan massa itu dan massa itu larinya ke arah kampus itu," katanya.
 
Untuk itu, pihak kepolisian menurutnya bakal menemui pihak kampus Unisba guna melakukan koordinasi terkait kerusakan yang terjadi pada Kamis malam, 8 Oktober 2020.
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif