Prajurit TNI dan anggota Basarnas mengeluarkan logistik untuk korban gempa bumi Mamuju dan Majene dari pesawat Hercules A 1321 TNI AU saat tiba di Bandara Tampa Padang, Mamuju, Sulawesi Barat. (Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan)
Prajurit TNI dan anggota Basarnas mengeluarkan logistik untuk korban gempa bumi Mamuju dan Majene dari pesawat Hercules A 1321 TNI AU saat tiba di Bandara Tampa Padang, Mamuju, Sulawesi Barat. (Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan)

Kemensos Kucurkan Rp1,7 M untuk Korban Gempa Sulsel

Nasional Gempa Bumi bencana alam
Muhammad Syawaluddin • 15 Januari 2021 22:14
Makassar: Kementerian Sosial menyalurkan bantuan Rp1,7 miliar bagi korban gempa di Sulawesi Barat. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk logistik untuk memenuhi kebutuhan para penyintas gempa di Kabupaten Majene dan Mamuju. 
 
"Bantuan ini dalam bentuk makanan siap saji, makanan anak, tenda gulung, matras, peralatan keluarga, tenda serbaguna, dan keperluan lainnya," kata Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos, M Syafii Nasution, Jumat, 15 Januari 2021.
 
Bantuan yang diserahkan Kemensos antara lain makanan siap saji sebanyak 2.500 paket, makanan anak 1.200 paket, tenda gulung 500 lembar, matras 1.000 lembar, selimut 700 lembar, peralatan dapur 200 paket, tenda serbaguna 10 unit, Kids ware 500 paket, ford ware 500 paket, velbed 40 unit, kasur 370 buah, sandang 30 paket, dan perlengkapan Tagana 20 paket. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain bantuan logistik, Kemensos juga mengerahkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Sulawesi Selatan sebanyak 50 orang dan Sulawesi Tengah sebanyak 19 personel untuk membantu membuka dapur umum dan memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP). 
 
Baca juga: Korban Gempa Sulbar Bertambah jadi 42 Orang
 
“Sejak bencana terjadi, kami melalui Tagana telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial di wilayah terdampak gempa tentang aktivitas penanganan dan mengamati situasi terkini,” jelasnya. 
 
Kemudian, bagi korban meninggal, Syafii mengungkapkan pihaknya memberikan santunan Rp15 juta untuk ahli waris. Kemensos mengalokasikan Rp120 juta untuk setiap ahli waris korban tewas yang telah teridentifikasi.
 
"Santunan ahli waris bagi delapan korban yang telah teridentifikasi sebesar Rp120 juta. Masing - masing ahli waris diberi Rp15 juta," urainya.
 
Sementara itu, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati, mengatakan korban jiwa akibat gempa magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat bertambah menjadi 42 orang.
 
"Sebanyak 34 orang meninggal di Kabupaten Mamuju dan delapan orang di Kabupaten Majene," kata Raditya, Jumat, 15 Januari 2021.
 
Menurut data Pusat Pengendali Operasi BNPB yang dimutakhirkan pada Jumat pukul 20.00 WIB, sejumlah kerusakan yang dilaporkan antara lain Rumah Sakit Mitra Manakarra dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mamuju rusak berat, serta sejumlah kerusakan di Pelabuhan Mamuju dan Jembatan Kuning yang berada di Takandeang, Tapalang Mamuju. Di Kabupaten Majene, 300 unit rumah yang rusak masih dalam proses pendataan.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif