Juru bicara Pemerintah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih. (Foto: Istimewa)
Juru bicara Pemerintah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih. (Foto: Istimewa)

PDP Diduga Gangguan Jiwa di DIY Meninggal

Nasional Virus Korona
Ahmad Mustaqim • 15 Mei 2020 16:41
Yogyakarta: Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meninggal pada Jumat, 15 Mei 2020. PDP meninggal itu diduga sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
 
Juru bicara Pemerintah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, mengatakan, PDP laki-laki 45 tahun itu meninggal di RSJ Ghrasia Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman.
 
"Asal PDP ini dari Kabupaten Kulon Progo. Masuk Ghrasia tadi pagi. Belum sempat diswab," kata Berty, Jumat, 15 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berty mengaku tak tahu detail soal kematian PDP itu. Ia hanya menyebut pasien mengalami gejala serupa covid-19.
 
Baca juga:Bandara Soetta tak Layani Rapid Test Penumpang Domestik
 
"Keterangan dari pihak rumah sakit, yang bersangkutan sesak nafas dan kesadaran menurun," kata dia.
 
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kulon Progo, Baning Rahayujati, menambahkan, data tersebut belum dilaporkan ke Kementerian Kesehatan. Ia mengatakan PDP tersebut sempat mendapat penanganan di Puskesmas.
 
"PDP meninggal masuk data 15 Mei dari RSJ Ghrasia Sleman. Dirujuk tadi pagi oleh Puskesmas Sentolo karena mengalami sesak napas. Jenazah dimakamkan sore ini oleh tim BPBD DIY," imbuhnya.
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif