Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono. Foto: Medcom.id/Kuntoro Tayubi
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono. Foto: Medcom.id/Kuntoro Tayubi

Wali Kota Tegal Ganti Local Lockdown Jadi Isolasi Wilayah

Nasional Virus Korona
Kuntoro Tayubi • 29 Maret 2020 03:40
Tegal: Wali Kota Tegal, Jawa Tengah, Dedy Yon Supriyono, mengganti istilah local lockdown menjadi Isolasi wilayah lantaran menuai pro dan kontra. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Walikota Tegal Nomor: 443.1/002 tertanggal 27 Maret 2020 tentang Isolasi Wilayah di Kota Tegal.
 
Dedy mengatakan pergantian istilah ini sesuai arahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Isolasi terbatas ini bertujuan melindungi masyarakat dari bahaya paparan virus corona (covid-19).
 
“Ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat, untuk melakukan social dan physical distancing," kata Dedy Yon di Tegal, Sabtu, 29 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, isolasi wilayah dilaksanakan dengan menutup jalan yang masuk kampung menggunakan pembatas beton di sekitar 49-50 titik. Warga yang keluar masuk ke Kota Tegal diperiksa petugas gabungan menggunakan termometer.
 
"Sedangkan warga luar dareah yang akan masuk Kota Tegal, selain diperiksa suhunya juga akan difoto wajahnya dan diminta untuk memperlihatkan identitasnya,” ungkap dia.
 
Dia mencontohkan akses masuk Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal di Jalan Proklamasi atau di depan Kantor Dinas Kesehatan. Di titik ini, 50 petugas disiapkan untuk memeriksa kesehatan warga yang akan masuk. Untuk pemeriksaan di gang kecil, Dedy masih mempertimbangkan.
 
“Nanti di pintu masuk ada 4 CCTV sehingga wajah yang masuk terlihat. Identitas warga yang akan masuk juga diperiksa, sehingga mempermudah tracking,” imbuh dia.
 
Kendati demikian, lanjut Dedy Yon, kendaraan pengangkut sembako masih bisa masuk dalam kota. Pasalnya, bahan pangan ini diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.
 
Wali Kota Tegal Ganti <i>Local Lockdown</i> Jadi Isolasi Wilayah
Pekerja menurunkan beton pembatas jalan saat persiapan penutupan jalan di jalur Pantura Gajah Mada, Tegal, Jawa Tengah, Sabtu, 28 Maret 2020. Foto: Antara/Oky Lukmansyah
 
Baca: Pemerintah Didesak Terbitkan Aturan Main Karantina Wilayah
 
“Isolasi wilayah mulai 30 Maret-30 Juli, untuk kebutuhan beras kami sudah koordinasi dengan Bulog (Badan Urusan Logistik) dan Bulog mengatakan cadangan beras untuk empat bulan ke depan masih mencukupi,” jelas dia.
 
Di sisi lain, Dedy Yon berharap warga tidak mudik Lebaran ke Tegal tahun ini. Dia khawatir pemudik ikut membawa virus korona sehingga menularkan keluarga, teman, dan orang lain di kampungnya.
 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif