Penyidik Polda Metro Jaya menunjukan barang bukti penggerebekan tembakau sintetis di apartemen High Point, Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya, Jumat, 7 Februari 2020. Medcom.id/Amaluddin
Penyidik Polda Metro Jaya menunjukan barang bukti penggerebekan tembakau sintetis di apartemen High Point, Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya, Jumat, 7 Februari 2020. Medcom.id/Amaluddin

Pemasok Tembakau Sintetis di Surabaya Digerebek

Nasional tembakau
Amaluddin • 07 Februari 2020 16:02
Surabaya: Penyidik Polda Metro Jaya menggerebek apartemen High Point, Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya, Jumat, 7 Februari 2020. Tempat itu diduga menjadi tempat pembuatan tembakau sintetis.
 
"Penggerebekan di sini bermula dari pengungkapan yang dilakukan di Jakarta. Mereka yang di Jakarta itu memesan di Surabaya, untuk diedarkan di Jakarta. Jadi home industrinya berada di Jawa Timur," kata Kasubdit I Ditnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Ahmad Fanani Eko, di lokasi.
 
Ahmad menjelaskan para pembeli biasanya memesan secara online melalui media sosial, dari produsen yang ada di Surabaya tersebut. Setelah itu, kata Ahmad, tembakau sintetis tersebut dikirim kepada pemesan melalui jasa pengiriman.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Ahmad tembakau sintetis yang diproduksi jaringan ini tidak jauh berbeda dengan Tembakau Gorila, alias hanya berbeda nama. Namun kata Ahmad, efek sampingnya lebih parah ketimbang Tembakau Gorila, di mana penggunanya bisa berhalusinasi dalam tingkat yang lebih tinggi.
 
"Kalau kata yang membuatnya, halusinasinya lebih parah dari pada memakai zat yang lainnya. Jadi kalau dia saat merasa ketakutan, itu ketakutannya tinggi, dan ini ketergantungannya sangat tinggi sekali," ungkap Ahmad.
 
Namun Ahmad belum bisa memastikan kandungan apa saja yang terkandung dalam tembakau sintetis tersebut. Untuk mengetahui kandungannya, kata Ahmad, harus lewat penelitian ahli. "Kandungannya apa saja nanti ahli yang mengungkapkan. Yang pasti itu membahayakan ketika dikonsumsi tubuh kita," pungkas Ahmad.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif