NEWSTICKER
Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Pemprov Jateng Anggarkan Rp100 Miliar Tangani Korona

Nasional Virus Korona
Mustholih • 24 Maret 2020 17:07
Semarang: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan anggaran Rp100 miliar untuk biaya menanggulangi penyebaran virus korona (covid-19). Anggaran dikonsetrasikan untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit di Jateng.
 
"Hari ini kita siapkan di sektor kesehatan Rp100 miliar lebih sedikit. Itu dari sisi rumah sakit saja," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 24 Maret 2020.
 
Ganjar mengaku belum menghitung kerugian di sektor ekonomi dan sosial akibat virus korona. Tapi, Ganjar memastikan telah meminta jajarannya untuk menghitung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tadi Pak Presiden mengarahkan seluruh daerah menyiapkan penghitungan teknis untuk melakukan relokasi dan realokasi anggara," jelasnya.
 
Dia menerangkan berdasar arahan Presiden Joko Widodo, bantuan harus diprioritaskan untuk orang sakit, penyandang disabilitas, dan orang lanjut usia. Dia mengungkap Presiden meminta provinsi menyiapkan bantuan sosial untuk masyarakat terdampak virus korona.
 
Baca:Pasien Positif Korona 686 orang, 55 Meninggal
 
"Nanti apa saja yang terdampak, siapa yang terpengaruh, hingga prioritas. Sesuai arahan Presiden," ungkapnya.
 
Ganjar menegaskan telah menyiagakan sejumlah gedung untuk menjadi lokasi isolasi pasien positif korona. Gedung yang siap digunakan yakni Balai Pendidikan dan Pelatihan Pemerintah Provinsi Jateng; Balai Diklat Kementerian Agama Jateng; Asrama Haji Donohudan, Boyolali; Hotel Kesambi; dan Gelanggang Olahraga Jatidiri, Semarang.
 
"Gedung bakal digunakan bila jumlah pasien korona tidak tertampung di rumah sakit rujukan," ucapnya.
 
Pemerintah Provinsi Jateng sudah menyiapkan 58 rumah sakit untuk menanggulangi wabah virus korona. Dalam melakukan perawatan pasien covid-19, puluhan rumah sakit ini dibagi menjadi tiga lini.
 
"Rumah sakit lini satu sebanyak 13 unit, lini dua 45 unit dan lini tiga adalah sisanya," terang Ganjar.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif