Kawasan Malioboro, Yogyakarta terapkan normal baru dengan protokol kesehatan. (Foto: Medcom.id/Mustaqim)
Kawasan Malioboro, Yogyakarta terapkan normal baru dengan protokol kesehatan. (Foto: Medcom.id/Mustaqim)

Melanggar Aturan PPKM, Ratusan Tempat Usaha di DIY Ditutup

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 protokol kesehatan PPKM
Ahmad Mustaqim • 18 Oktober 2021 12:11
Yogyakarta: Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menutup ratusan tempat usaha karena melanggar kebijakan PPKM. Penutupan itu hasil pengawasan petugas gabungan dari unsur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), polisi, hingga TNI. 
 
"Ratusan tempat (usaha) yang kami tutup tersebar di lokasi wisata berbeda," kata Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad, saat dihubungi Senin, 18 Oktober 2021. 
 
Noviar menjelaskan, tempat usaha yang ditutup itu karena melanggar Instruksi Gubernur DIY Nomor 17/INSTR/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Aturan ini menjadi turunan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021, tentang PPKM Darurat Covid-19 di Wilayah Jawa-Bali. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lokasi usaha yang ditutup itu kategori warung hingga perhotelan. Total, ratusan tempat usaha itu ada di 33 destinasi wisata. 
 
Baca: Wagub DKI: Ruang Terbuka Hijau dalam Proses Dibuka untuk Umum
 
"Sebagian besar ada di wisata pantai. Lokasi tempat usaha yang ditutup ini destinasi wisatanya belum diizinkan buka," kata dia. 
 
Menurut Noviar, semua wisatawan yang mendatangi destinasi yang belum diizinkan buka langsung diputar balik. Meski tak mengetahui jumlahnya, ia memperkirakan ada ribuan wisatawan yang diminta putar balik. 
 
Ia menyebut, ada sebanyak 428 personel gabungan yang ditugaskan menjaga pintu masuk di puluhan destinasi wisata itu. Ia mengatakan, ada sekitar 100 petugas yang bertugas memantau mobilitas wisatawan yang dibolehkan berwisata. 
 
"Ada petugas yang ditugaskan menghalau wisatawan yang mau masuk pantai dan patroli di destinasi yang belum boleh buka," ungkapnya. 

 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif