Suasana pelipatan surat suara pileg di Gedung Penyimpanan KPU Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 15 Maret 2019. Medcom.id/ Muhammad Syawaluddin.
Suasana pelipatan surat suara pileg di Gedung Penyimpanan KPU Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, 15 Maret 2019. Medcom.id/ Muhammad Syawaluddin.

Ribuan Surat Suara Pileg di Makassar Cacat

Nasional pemilu serentak 2019
Muhammad Syawaluddin • 16 Maret 2019 11:25
Makassar: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar menyebut ada sekitar seribu surat suara dari 980 ribu untuk pemilihan legislatif yang rusak. Hal itu diketahui setelah proses melipat telah dilakukan.
 
"Kita mengidentifikasi ada seribu surat suara yang tidak sempurna," kata Ketua KPU Kota Makassar, Farid Wajdi, saat dikonfirmasi, Jumat, 15 Maret 2019.
 
Farid menjelaskan, sekitar seribu surat suara tersebut dinyatakan rusak karena ada beberapa hal yakni adanya bercak tinta di dalam surat suara, kotor, hingga ada yang robek. Tapi, yang terbanyak adalah karena bercak tinta dan kotor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Iya banyak yang karena bercak tinta dan kotor, memang ada juga yang robek. Tapi, yang terbanyak itu karena adanya bercak tinta," jelas Farid.
 
Namun, surat suara yang tidak sempurna tersebut belum diketahui masuk dalam kategori rusak atau tidak. Sehingga, pihaknya masih akan mendiskusikan hal tersebut dengan instansi terkait atai dalam hal ini Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar.
 
"Kita masih harus duduk bersama menentukan apakah surat suara tidak sempurna ini masuk dalam kategori rusak atau tidak," jelas Farid.
 
Saat ini KPU Sulsel telah merampungkan proses pelipatan surat suara untuk pemilihan legislatif tersebut dan telah memasuki tahap pengepakan. Namun, pihaknya masih akan memeriksa lagi, apakah surat suara tersebut tidak rusak saat dilipat.
 
"Kita sudah masuk pengepakan, nanti kita periksa lagi apakah ada yang rusak saat pelipatan. Takutnya ada yang kurang teliti melihat. Setelah itu akan dibagi untuk didistribusikan ke masing-masing TPS," beber Farid.
 
Surat suara untuk pemilihan legislatif sebanyak 988.860 tiba di Kota Makassar dari Surabaya pada 7 Maret 2019 lalu. Surat suara tersebut diangkut dengan dua mobil kontainer milik meratus.
 
Proses pelipatan surat suara pileg tersebut sejak tiba di Kota Makassar hanya memakan waktu sekitar satu minggu. Dengan menggunakan 600 tenaga pelipat.
 
Terkait surat suara untuk pemilihan presiden pihaknya hingga saat ini masih belum mendapatkan informasi yang jelas terkait keberangkatan surat suara dari Surabaya. "Belum ada informasi yang jelas kapan datang. Kami masih menunggu," pungkas Farid.
 

(DEN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi