Kapolsek Tamalate Kompol Arif Amiruddin. Foto: Medcom.id/Muhammad Syawaluddin
Kapolsek Tamalate Kompol Arif Amiruddin. Foto: Medcom.id/Muhammad Syawaluddin

Dua Remaja Perempuan Lompat dari Lantai 3 Indekos

Nasional bunuh diri
Muhammad Syawaluddin • 21 Maret 2019 23:23
Makassar: Warga perumahan Graha Modern Jaya, Kecamatan Tamalate, Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan digegerkan dengan aksi percobaan bunuh diri oleh dua orang perempuan yang melompat dari lantai tiga kontrakannya.
 
"Iya ada dua orang perempuan lompat dari lantai 3," ujar Kapolsek Tamalate Kompol Arif Amiruddin, di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis 21 Maret 2019.
 
Kedua perempuan yang berinisial masing-masing, SR, 16, dan WY, 20, ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di atas sebuah mobil berwarna putih setelah lompat dari lantai tiga indekos yang terletak di Jalan Sultan Alauddin tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hingga saat ini kedua perempuan tersebut masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara. Kepolisian juga masih terus mencari penyebab dua perempuan tersebut melompat dari lantai tiga.
 
"Kami belum bisa memberikan keterangan lebih jauh, karena keduanya masih dalam perawatan intensif," jelasnya.
 
Akibat lompat dari lantai tiga tersebut kedua perempuan itu diduga mengalami luka juga patah tulang. "Kita dapatkan luka-luka lecet. Kita juga curiga salah satunya ini WY ada patah di pinggul karena ada gejala-gejala ke arah sana," jelasnya.
 
Arif menjelaskan bahwa untuk mencari tahu penyebab kejadian tersebut pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memeriksa darah, dan urine kedua perempuan remaja itu.
 
Seorang saksi mata, Mualim, yang juga penjaga indekos mengatakan, dua remaja perempuan itu diduga di bawah pengaruh alkohol sebelum ditemukan tergeletak di atas sebuah mobil oleh warga sekitar.
 
"Dia itu waktu datang kesini itu kayaknya dalam pengaruh minuman, karena terasa bau (alkohol)," kata Mualim.
 
Muallim menceritakan, sekitar pukul 04.00 Wita, dirinya ditemui oleh salah satu perempuan remaja tersebut, meminta agar lampu kamarnya diperbaiki. Tapi, Muallim menolak.
 
Ia mencoba memberikan pengertian, karena, untuk membenarkan lampu di indekos tersebut dirinya harus ke rumah pemilik indekos yang berada di sebelah gedung tempat perempuan tersebut tinggal. Namun, SR yang saat itu diduga dalam pengaruh alkohol menghardik Muallim.
 
"Dia (SR) meminta uang kosnya untuk dikembalikan. Padahal biasanya tidak begitu. Disitu tercium bau kayak minuman (alkohol), baru tidak jelas ngomongnya," jelasnya.
 
Muallim membeberkan, dua remaja ini memang sudah berbulan-bulan tinggal di kamar 303. Dia juga kaget ketika pagi harinya SR dan WY ditemukan jatuh di atas atap mobil milik penghuni indekos lainnya yang tinggal di lantai 1.
 

(DMR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif