Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Ragam Modus Korupsi Kepala Desa Banguncipto

Nasional kasus korupsi
Ahmad Mustaqim • 04 Desember 2019 19:48
Kulon Progo: Ada sejumlah modus yang dilakukan Kepala Desa Banguncipto, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, HS dalam melakukan dugaan tindak korupsi.
 
HS diduga melakukan rasuah bersama Bendahara Desa Banguncipto, SM, yang kini telah ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Wates, Kabupaten Kulon Progo, di Lapas Kelas IIA Wirogunan Yogyakarta.
 
"(Modus) berupa pemotongan dana. Setelah cair, dana yang diterima Kasi (Kepala Seksi) tidak sama dengan yang diajukan masing-masing Kasi," kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Wates, Noviana Permanasari, di Kantor Desa Banguncipto, Rabu, 4 Desember 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Noviana menjelaskan ada modus lain yang dijadikan cara lakukan rasuah. Misalnya dengan melakukan mark up hingga proyek bodong atau fiktif.
 
Noviana mengatakan jika pihaknya perlu menyita sejumlah dokumen yang digunakan untuk membuat proyek bodong tersebut.
 
Pihak Kejari Kulon Progo menggeledah Kantor Desa Banguncipto lebih dari dua jam. Ada berbagai dokumen penting berkaitan penggunaan dana Desa Banguncipto, baik yang bersumber dari APBN, APBD, hingga dana dari penghasilan desa.
 
Soal dugaan kerugian negara hingga Rp1.150 miliar, Noviana mengatakan jumlah itu akumulasi keseluruhan. Ia belum bisa merinci berapa uang yang dikorupsi dari dana desa, APBD, hingga pendapatan asli desa. Noviana menegaskan jumlah itu bersumber dari keseluruhan APBDes.
 
Ia menyatakan proses berikutnya yang akan pihaknya lakukan yakni pemanggilan dan memeriksa saksi. Tambahan dokumen itu akan jadi dasar perlu atau tidaknya penambahan saksi untuk diperiksa.
 
"Kami pertimbangkan dengan tim setelah melihat dokumen yang kami sita. Apakah perlu (memeriksa) ke pihak ketiga apa gak. Perlu memeriksa lebih dulu dokumen yang kami sita kan. Nanti kita akan lihat dahulu," beber Noviana.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif