Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Foto: MI/Bayu Anggoro
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Foto: MI/Bayu Anggoro

Akademisi Mundur dari TAP Bentukan Ridwan Kamil

Nasional ridwan kamil
Bayu Anggoro • 01 November 2019 18:11
Bandung:Tim Akselerasi Pembangunan (TAP) yang dibentuk Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) ditinggalkan sejumlah anggotanya. Khususnya yang berada di dewan pakar.
 
Sejumlah nama yang mundur dari TAP yakni mantan rektor Unpad yang juga Ketua TAP, Tri Hanggono Achmad; Guru Besar Universitas Katolik Parahyangan, Asep Warlan Yusuf dan mantan Menteri Riset dan Teknologi, Kusmayanto Kadiman, telah menyampaikan pengunduran diri. Asep membenarkan dirinya dan kedua rekannya itu telah menyatakan mundur dari tim.
 
"Saya sudah mengajukan secara lisan," kata Asep saat dihubungi, Jumat, 1 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Asep enggan merinci alasan mundur dari TAP. Tapi, dia menyebut, salah satunya karena kesibukan sebagai akademisi. Dia menyakini untuk membantu pemerintah tidak harus masuk ke dalam lembaga.
 
"Sehingga kalau mau bantu, tak usah dilembagakan. Di luar saja," imbuhnya.
 
Dia menjelaskan keputusannya diambil setelah berdiskusi dengan Tri Hanggono Achmad. Dia mengaku berbincang banyak hal dengan Tri Hanggono Achmad.
 
Namun, Asep mengaku belum bertemu langsung dengan Emil. Pernyataan pengunduran dirinya baru disampaikan kepada sesama anggota TAP sepekan lalu.
 
"Kalau ah mangga we kaluar (silakan keluar), ya sudah keluar," ucapnya.
 
Asep yakin dengan keputusannya untuk mundur. Asep akan mempertahankan posisinya jika ada permintaan dari Emil. Ini menyangkut tanggungjawab dan komitmennya saat pertama kali diminta masuk TAP.
 
Dia diminta Emil untuk mengkaji dua hal menyangkut payung hukum di bidang investasi dan pengelolaan aset, serta membangun pola komunikasi dengan kepala daerah di bawah gubernur.
 
"Kalau saya diminta bertahan (di TAP) untuk memenuhi tugas itu, saya akan bertahan, sebagai bentuk komitmen dan tanggungjawab saya," imbuhnya.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif