Ilustrasi - Medcom.id.
Ilustrasi - Medcom.id.

Ormas di Jatim Dilarang Sweeping

Nasional natal dan tahun baru
Amaluddin • 12 Desember 2019 19:59
Surabaya: Ormas di Jawa Timur dilarang melakukan sweeping menjelang Natal dan tahun baru. Kegiatan sweeping bisa dijerat pasal perbuatan tidak menyenangkan.
 
"Kami sudah imbau ke seluruh ormas, tokoh-tokoh masyarakat bahkan MUI, agar tidak melakukan sweeping, karena itu melanggar hukum. Biarkan itu menjadi tugas TNI dan Polri, serahkan saja ke kami," kata Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan, di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 12 Desember 2019.
 
Luki berharap masyarakat atau ormas untuk melapor jika merasa terganggu dengan kewajiban menggunakan atribut Natal. Pihaknya telah mengimbau perusahaan untuk tidak memaksakan kewajiban penggunaan atribut Natal ke karyawan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau memang ada pemaksaan dari perusahaan, silakan lapor. Yang jelas, jangan sampai melakukan sweeping, karena itu tidak dibenarkan dan bisa dijerat hukum," ujarnya.
 
Luki menegaskan akan menindak ormas yang tetap melakukan sweeping. Luki tidak segan menjerat ormas dengan pasal yang berlaku.
 
"Yang jelas, kegiatan sweeping akan membuat masyarakat ketakutan dan yang lain. Tentu itu bisa dijerat dengan pasal perbuatan tidak menyenangkan," jelasnya.
 
Sebanyak 5.600 personel gabungan dari berbagai unsur lapisan masyarakat, mulai dari Polri, TNI, Pemprov Jatim, Kepala Daerah di kabupaten/kota, Ormas, tokoh masyarakat dan lainnya disiagakan untuk mengamankan Natal dan tahun baru.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif