BPBD Kabupaten Lebak mencatat 19 gedung sekolah rusak berat diterjang bencana banjir bandang dan longsor sehingga belum bisa mengikuti belajar mengajar (KBM), Selasa, 14 Januari 2020. Antara/ Mansyur Suryana
BPBD Kabupaten Lebak mencatat 19 gedung sekolah rusak berat diterjang bencana banjir bandang dan longsor sehingga belum bisa mengikuti belajar mengajar (KBM), Selasa, 14 Januari 2020. Antara/ Mansyur Suryana

Siswa Korban Bencana di Lebak Dipastikan Tetap Belajar

Nasional banjir bandang
Antara • 14 Januari 2020 15:41
Lebak: Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Banten, memastikan anak-anak mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) usai bencana banjir bandang dan longsor.
 
"Kami memerintahkan kepada pengelola madrasah agar semua anak-anak yang terdampak bencana alam tetap mengikuti proses belajar," kata Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Sudirman, di Lebak, Selasa, 14 Januari 2020.
 
Pendidikan madrasah yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Lebak tersebar di Kecamatan Lebak Gedong, Sajira, Cipanas dan Curugbitung. Namun berdasarkan pendataan di lapangan tidak ditemukan laporan adanya korban jiwa baik guru maupun siswa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini, kata Sudirman, anak-anak madrasah baik tingkat tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) setara SD, Madrasah Tsanawiyah (MTs) setara SMP dan Madrasah Aliyah (MA) setara SMA tetap belajar.
 
Meski gedung madrasah itu mengalami kerusakan berat dan sedang, sehingga tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM). Namun, anak-anak bisa belajar di madrasah maupun sekolah terdekat dengan kondisi tidak terdampak bencana alam.
 
"Kami memprioritaskan anak-anak itu bisa belajar sesuai pesan Bapak Presiden Joko Widodo dan siswa madrasah bisa mengikuti KBM di sekolah umum yang terdekat sebelum bangunan madrasah itu rampung," jelas Sudirman.
 
Menurut Sudirman pendidikan madrasah yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor tercatat delapan unit dengan kondisi rusak berat, di antaranya MI Al Hidayah Cinyiru Kecamatan Lebak Gedong dan MTS Al Hidayah Cikomara Kecamatan Lebak Gedong.
 
MU Sepang Kecamatan Sajira, MI Darul Hidayah Kecamatan Cipanas, MA Darul Hidayah Kecamatan Cipanas, MI Hamerang Kecamatan Cipanas, MTS Miftahul Huda Kecamatan Cipanas, MTS Maanarul Hidayah Kecamatan Curugbitung.
 
Saat ini, kata dia, kondisi bangunan madrasah sudah tidak layak lagi untuk dijadikan KBM akibat diterjang banjir bandang dan longsor.
 
"Semua gedung madrasah itu kebanyakan lokasinya berada di tepi aliran Sungai Ciberang," katanya menjelaskan.
 
Ia mengatakan Kemenag Lebak sudah melaporkan kerusakan gedung madrasah yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor.
 
Bahkan, kerusakan gedung madrasah itu sudah diusulkan pada Kementerian Agama di Jakarta agar direalisasikan pembangunan.
 
Kerusakan gedung madrasah itu akibat bencana nasional yang mengakibatkan 10 orang meninggal dunia dan ribuan orang kehilangan rumah serta 18 jembatan putus. "Kami minta anak-anak semangat belajar, meski kondisi dilanda bencana alam," katanya.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif