Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Pemkot Bekasi Punya Sistem Peringatan Banjir Kiriman

Nasional bencana alam
Antonio • 08 Januari 2020 19:29
Bekasi: Pemerintah Kota Bekasi memasang early warning system (sistem peringatan dini) di Kali Bekasi, perbatasan Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor. Pemasangan sistem peringatan dini ini dilakukan untuk mendeteksi tinggi muka air (TMA) jika kemudian terjadi banjir kiriman.
 
Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan pada saat banjir melanda Kota Bekasi, Rabu, 1 Januari 2019, ketinggian air di perbatasan Kota Bekasi dan Bogor sekitar 600 sentimeter.
 
Ketinggian air yang terdeteksi melalui sistem tersebut masih terhitung normal. Sehingga tidak terdeteksi akan terjadi banjir di Kota Bekasi. Ketinggian air tersebut kemudian ditambah dengan intensitas hujan yang deras yang mengguyur Kota Bekasi lebih dari 12 jam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Banjir tersebut mulai terdeteksi dari pemantauan di Pos Pemantauan warga yang ada di Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih, Kota Bekasi.
 
"Nah itulah (hasil pantauan warga) yang kemudian nanti disebarkan kepada warga melalui jaringan-jaringan yang kita miliki apakah itu pokdar apa komunitas orari dan sebagainya," kata Tri di Bekasi, Rabu, 8 Januari 2020.
 
Tri menjelaskan jika pihaknya masih belum memilki sistem peringatan dini untuk mendeteksi tinggi muka air akibat hujan lokal di Kota Bekasi.
 
"Kalau hujan lokal sendiri kita nggak (tidak punya sistem peringatan dini). Karena naiknya akan relatif lambat jadi memang dilihat situasionalnya begitu," jelas Tri.
 
Tri menambahkan pihaknya memasang alat tersebut di perbatasan karena banjir kiriman memiliki daya rusak karena arus air yang deras. Kerusakan itu ditambah dengan kondisi tanggul di Kota Bekasi yang menurutnya telah berumur.
 
"Dan itu (tanggul) yang relatif sudah dibangun oleh developer bukan oleh pemerintah. jadi spesifikasinya memang bukan untuk menahan. Tetapi lebih kepada untuk melakukan pembatasan terkait dengan sungai dengan lahan yang mereka miliki," pungkas Tri.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif