Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar/Media Indonesia
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar/Media Indonesia

Kabupaten Tangerang Bersiap Jadi Tuan Rumah PEMSEA 2022

Nasional Lingkungan nelayan Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang mangrove
Media Indonesia.com • 24 Januari 2022 21:39
Jakarta: Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyiapkan wilayah kerjanya sebagai tuan rumah Partnership in Environmental Management for the Seas of East Asia (PEMSEA) Network of Local Government (PNLG) Meeting Summit 2022. Zaki mengatakan berbagai persiapan dilakukan menyambut perwakilan 12 negara di Asia Timur.
 
"Sebelum acara pada Oktober 2022 kami memastikan kesiapan semua hal. Aquaculture di Desa Ketapang akan menjadi tempat untuk PEMSEA Meeting Summit 2022," kata Zaki dikutip dari Media Indonesia, Senin, 24 Januari 2022.
 
Wakil Presiden PNLG ini membeberkan pengembangan kawasan pesisir di Desa Ketapang. Menurut dia, kawasan yang sebelumnya kumuh itu telah menjadi daerah percontohan pengelolaan pesisir yang diakui dunia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Menteri Trenggono: Program Kampung Perikanan untuk Memperkuat Ketahanan Ekonomi
 
Menurut Zaki, penataan daerah pantai dilakukan lintas sektor sejak 2015. Zaki melakukan program Gerakan Membangun Masyarakat Pantai (Gerbang Mapan) untuk menata kawasan pesisir sepanjang 51,2 kilometer.
 
"Keberhasilan itu dapat dilihat dari penataan ekosistem pesisir mulai dari masyarakat hingga lingkungannya. Konservasi mangrove sudah dimulai dari 2013. Sekarang sudah terlihat hasilnya," kata Zaki.
 
Dia mengatakan ada lima desa pesisir yang jadi prioritas program, yakni Desa Tanjung Pasir Kecamatan Teluk Naga, Desa Ketapang Kecamatan Mauk, Desa Patra Manggala Kecamatan Kemiri, Desa Surya Bahari Kecamatan Sukadiri, dan Desa Kronjo Kecamaatan Kronjo. Zaki membeberkan keberhasilan program di Desa Ketapang.
 
Desa Aquaculture Ketapang disebut memiliki 16 varietas pohon mangrove dan 200 ribu lebih pohon serta bibit. Selain itu, air di kawasan tersebut telah dibersihkan dan bisa dimanfaatkan untuk budi daya ikan, salah satunya udang vename.
 
"Saat ini panen udang mencapai 1 ton dalam tiga bulan. Produksi udang dapat ditingkatkan lagi karena baru dari satu tambak berukuran 1.000 meter persegi dan masih ada empat tambak lagi yang akan segera menghasilkan. Hal ini diharapkan meningkatkan ekonomi masyarakat," ujar Zaki.
 
Dia memastikan penataan kawasan pesisir bakal berlanjut hingga 2023. Sehingga, dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan di daerah tersebut.
 
"Nanti ibu-ibu istri nelayan bisa mendapatkan penghasilan sampingan dari dampak keberadaan kawasan ini sehingga ekonominya makin sejahtera," ujar Zaki.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif