ANTARA FOTO/Sastrawan Ginting Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanik
ANTARA FOTO/Sastrawan Ginting Gunung Sinabung menyemburkan material vulkanik

Awan Panas Sinabung Bikin Kabupaten Karo Gelap Gulita

Nasional gunung berapi gunung sinabung erupsi gunung
Media Indonesia.com • 02 Maret 2021 13:56
Karo: Sebagian besar wilayah Kabupaten Karo mendadak gelap pada siang hari usai kepulan awan panas Gunung Sinabung menjulang ke udara, Selasa, 2 Maret 2021. Kondisi gelap yang sempat dialami masyarakat Karo itu berlangsung sejak pagi hingga tengah hari. Suasana seperti sudah malam hari.
 
"Kami banyak yang sudah menghidupkan lampu rumah karena seperti malam hari," ujar Rahel Bangun, 55, warga Desa Narigunung, Kecamatan Tiganderket, saat dikonfirmasi.
 
Selain menghidupkan lampu, warga desa juga banyak yang takut keluar rumah. Bahkan warga yang berada di ladang juga memilih kembali ke rumah karena khawatir kondisi memburuk.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Gunung Sinabung Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 5 Km
 
Warga merasa erupsi kali ini relatif lebih besar ketimbang sebelumnya karena sampai menimbulkan kegelapan. Sinabung kerap mengalami erupsi, tetapi embusan awan panasnya sangat jarang menimbulkan kondisi gelap.
 
Marken Sembiring, 50, warga Desa Perbaji, Kecamatan Tiganderket, mengatakan setelah kepulan awan panas, hujan abu vulkanik mulai menyebar dan menutupi berbagai permukaan benda, hingga tanaman.
 
"Kalau sudah ditutup abu begini, agak lama baru hilang abunya. Bisa hilang cepat kalau turun hujan lebat," ujarnya.
 
Baca: Sinabung Erupsi Lagi
 
Gunungapi Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, kembali mengeluarkan awan panas guguran setinggi hingga 2.000 meter, Selasa pagi, 2 Maret 2021. Petugas Pos Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Gunungapi Sinabung Armen Putra mengatakan, awan panas terpantau menyebar ke arah Timur dan Tenggara gunung tersebut.
 
"Awan panas guguran pertama kali terpantau pada pukul 06.42 WIB dengan arah angin ke Barat dan Barat Daya," ujarnya saat dikonfirmasi.
 
Dia mengatakan, Sinabung masih berpotensi terus mengeluarkan awan panas guguran dan letusan. Masyarakat diimbau menjauhi Zona Merah Gunungapi Sinabung.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif