Suasana rumah Lettu Imam yang dilanda kecemasan pasca kabar KRI Nanggala 402 yang hilang kontak (Foto / Metro TV)
Suasana rumah Lettu Imam yang dilanda kecemasan pasca kabar KRI Nanggala 402 yang hilang kontak (Foto / Metro TV)

Keluarga Lettu Imam Berharap Semua Kru KRI Nanggala-402 Selamat

Nasional alutsista tni tni bali Kecelakaan Kapal Kapal Selam
Clicks.id • 23 April 2021 15:44
Pasuruan: Pencarian KRI Nanggala-402 yang hilang kontak pada Rabu dini hari, 21 April 2021, terus dimaksimalkan. Sementara itu pihak keluarga mulai cemas, salah satunya ialah keluarga Lettu Muhammad Imam Adi Komaruddin, 29.
 
Pihak keluarga Lettu Imam berada di Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Saat ini keluarga hanya bisa berdoa dan berharap agar semua kru KRI Nanggala-402 dapat ditemukan dalam kondisi selamat.
 
Orang tua Lettu Imam, Edy Sujianto, mengaku menerima kabar hilangnya KRI Nanggala-402 dari menantunya, istri dari Lettu Imam, pada Rabu, 21 April 2021. Setelah menerima kabar tersebut, keluarga berusaha mencari informasi dari teman-teman seangkatan putra sulungnya namun tidak mendapatkan kabar yang pasti.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Belum ada kabar sampai sekarang. Kami semua berharap semoga dan semoga tak terjadi apa-apa," ungkapnya, melansir Clicks.id, Jumat, 23 April 2021.
 
Baca: Siap Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, 5 Negara Ini Bawa Alutsista Canggih
 
Lettu Imam Adi merupakan putra pertama dari tiga saudara pasangan dari Edy dan Ummi. Pihak keluarga saat ini hanya dapat berdoa dan berharap ada keajaiban agar semua kru KRI Nanggala-402 dapat ditemukan dalam kondisi selamat.
 
KRI Nanggala-402 hilang kontak saat latihan penembakan torpedo di perairan utara Bali. Kapal selam dengan 53 awak itu diduga berada di palung laut sedalam 600-700 meter.
 
Sebanyak 21 armada dikerahkan mencari KRI Naggala-402. Antara lain KRI Rigel-933, KRI REM-331, KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Dipenogoro-365, dan KRI DR Soeharso. Kemudian, satu Helikopter Panther.
 
Baca: Ini 9 Kecelakaan Kapal Selam Paling Memilukan di Dunia, Ratusan Orang Tewas
 
TNI mengerahkan 400 personel. Ratusan prajurit TNI AL itu akan menyisir perairan Bali mencari keberadaan kapal selam tersebut. Sementara itu, Polri juga mengerahkan empat kapal yakni jenis sonar dan robotik, yang memiliki kemampuan menyelam.
 
Kapal dari negara sahabat juga segera tiba. Kapal Rescue MV Swift dari Singapura dijadwalkan tiba Sabtu, 24 April 2021, dan Kapal Rescue Mega Bakti dari Malaysia tiba pada Senin, 26 April 2021.
 
Kapal Malaysia itu tengah dalam perjalanan. Kapal asing lainnya yang juga dalam perjalanan yakni HMAS Ballarat dan HMAS Sirius dari Australia, satu kapal India, dan pesawat mata-mata dan penjaga maritim Amerika Serikat (AS) P-8 Poseidon.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif