Bandar Heroin Jaringan Internasional Tewas Didor
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes gelar press confrence terkait penangkapan pengedar heroin jaringan internasional di RSUD Kabupaten Tangerang.
Tangerang: Delapan pengedar narkotika jenis heroin jaringan internasional ditangkap polisi. Satu di antaranya berinisial ABS, 34, tewas didor saat hendak ditangkap di wilayah Karawaci, Tangerang. 

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan mengatakan, ABS merupakan warga negara Indonesia yang menjadi bandar heroin jaringan internasional.  

"ABS kami harus tembak karena melawan petugas saat akan ditangkap dan meninggal saat dibawa ke rumah sakit. ABS adalah bandar besar yang berhubungan dengan jaringan luar negeri," ujar Harry saat jumpa pers di RSUD Tangerang, Selasa 17 April 2018. 


Sepak terjang ABS dalam bisnis barang haram itu terbilang sudah lama. Bahkan ABS sudah keluar masuk penjara sebanyak dua kali. 

"ABS pernah mendekam sebanyak dua kali di rumah tahanan Nusa Kambangan," kata Harry. 



Harry menjelaskan, polisi menyita barang bukti dari ABS sebanyak 1 kg heroin. Tak hanya itu, di kediaman ABS juga disita 103 butir ekstasi, pasport dan tiga buah kartu identitas diri yang digandakan. Hal tersebut dilakukannya untuk bisa keluar masuk ke Malaysia. 

"ABS merupakan bandar besar jaringan internasional. Pelaku selalu menyuplai barang haram itu ke Malaysia," jelasnya. 

Saat ini, jasad ABS berada di RSUD Tangerang. Sementara ke tujuh rekannya berinisial ST, PL, RK, AS, RH, AE, dan NR, berada di Polres Metro Tangerang Kota dan dijerat Pasal 114 Ayat 2 Subs Pasal 112 Ayat 2 Juncto Pasal 132 Ayat 1 UU RI No 35/2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana 20 tahun penjara atau seumur hidup.






(ALB)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360