Memalak Sopir Sayur, Bocah SD Ditangkap
G dan kawan-kawan ditangkap Satpol PP, Kamis malam, 18 Mei 2018. (Medcom.id/Hendrik S)
Tangerang: Pelajar sekolah dasar berinisial G, 11, memalak sejumlah sopir angkut sayur di Pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Banten, tiap malam. Ia menggunakan uang hasil memalak untuk membeli minuman keras dan obat terlarang.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Tangerang Gufron Falfeli mengatakan, G ditangkap bersama enam rekannya pada Kamis malam, 18 Mei 2018.

"Petugas telah mengintai dengan melakukan penyamaran di sekitar lokasi kejadian sebelum penyergapan Gilang dan rekannya," ujar Gufron, Jumat 17 Mei 2018.


Gufron menjelaskan G memalak sopir angkut bukan karena ekonomi, tapi atas alasan pergaulan. G terpengaruh teman-temannya yang berusia lebih tua.

Saat ditangkap, G dan teman-temannya dalam kondisi tak sadar. Diduga, mereka menenggak minuman keras dan obat terlarang.

"Dari pengakuan yang kami dapatkan, mereka juga terindikasi masih dalam pengaruh alkohol saat kami amankan," katanya.

Selain G, Satpol PP mengamankan terduga pemalak lainnya yang masih bersatus sebagai pelajar SMP. "Kami juga berhasil mengamankan Fikri, pelajar SMP swasta di Kota Tangerang yang terjaring bersama G. Fikri juga terindikasi mengonsumsi meminum minuman keras," pungkasnya. 



(LDS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id