Kekeringan di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Medcom.id/Patricia Vicka
Kekeringan di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Medcom.id/Patricia Vicka

Desa Sambirejo Cari Mata Air Baru Atasi Kekeringan

Nasional kemarau dan kekeringan dana desa krisis air bersih
Patricia Vicka • 19 Juli 2019 13:05
Sleman: Pemerintah Desa (Pemdes) Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta tengah mencari sumber mata air baru untuk mengatasi kekeringan di dua dusun. Pemdes juga berencana membangun sumur bor dan jaringan pipa penyalur air.
 
Sekretaris Desa Sambirejo Mujimin berharap sumber mata air baru tersebut dapat memenuhi kebutuhan air bersih warga di dua dusun tersebut.
 
"Dua dusun tersebut mulai kesulitan air bersih sejak Awal Juni. Volume air di beberapa sumber air di kedua dusun sudah berkurang 60 persen," kata Mujimin pada Medcom.id di Balai Desa Sambirejo, Kamis 18 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mujikon menjelaskan, kebutuhan air kedua dusun belum dapat terpenuhi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan jaringan Organisasi Pengelolaan Air (OPA) Prambanan. Sumber air baru ini diharap mampu mengisi sumur bor dan tempat penampungan air warga.
 
Pemdes Sambirejo turut menggandeng akademisi dan Pemerintah Kabupaten Sleman untuk membantu pencarian sumber air. Rencananya desa akan membuat sumur bor baru, membangun tempat penampungan (reservoir) air, membeli alat pompa dan membangun jaringan pipa penyalur air.
 
"Air dari sumber akan di sedot ke sumur warga dengan pompa. Lalu, disalurkan ke reservoir berdaya tampung 100 meter kubuk. Kemudian dialirkan kerumah warga melalui jaringan pipa,"
 
Pembangunan jaringan pipa akan dimulai sekitar September hingga akhir 2019. Panjang pipa di Dusun Gedang sekitar 800 meter hingga satu kilometer. Sementara di Dusun Kikis pipa jaringan mencapai dua kilometer.
 
Biaya yang dibutuhkan untuk mencari sumber mata air baru ini diperkirakan sekitar Rp6 juta dari swadaya masyarakat. Sementara anggaran pembangunan pipa, reservoir dan pembelian pompa air diajukan Pemkab Sleman.
 
Kepala Bidang kedaruratan BPBD kabupaten Sleman Makwan mendukung upaya ini. BPBD Tengah mendorong masyarakat di daerah rawan kekeringan untuk mengoptimalkan sumber air terdekat sebagai solusi mengatasi kekeringan.
 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif