ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Terduga Teroris Depok Diduga Terlibat Kerusuhan Mako Brimob

Nasional terorisme teroris
Octavianus Dwi Sutrisno • 26 Oktober 2019 23:36
Depok: Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap terduga teroris Budi Supriyadi Alias Mang Eep, 41. Ia diduga terlibat kasus kerusuhan di Markas Komando (Mako) Brimob, Kelapa Dua, Depok, tahun lalu.
 
"Kalau untuk di Depok, kita baru tahu yang sekarang ini, dia diduga terlibat beberapa kejadian salah satunya saat kerusuhan Mako Brimob," kata Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah, Sabtu, 26 Oktober 2019.
 
Aziz menjelaskan penangkapan terduga teroris ini dilakukan secara simultan mulai dari wilayah Medan, Sumatera Utara; Lampung; Cirebon; dan Tambun, Bekasi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menjelaskan, Polresta Depok hanya bersifat mengawal jalannya penangkapan terduga teroris. Eksekusi sepenuhnya dilakukan Densus. Dari pantauan Polresta Depok, hanya Budi Supriyadi yang ditangkap dalam penggerebekan itu.
 
Dalam penggerebekan, kata dia, Polresta Depok membantu memberitahu warga radius 50-100 meter dari lokasi, untuk menjauh. "Lingkungannya biasa saja, dan terduga juga sehari - hari beraktifitas seperti layaknya warga lain," ujarnya.
 
Budi ditangkap di kontrakan istri ketiganya di RT 01/RW 09, Bedahan, pukul 07.30 WIB, Sabtu, 26 Oktober 2019. Usai meringkus Budi, Tim Densus 88 dipimpin AKBP Bayu langsung menggeledah kediaman istri pertama, kedua, dan ketiga terduga teroris tersebut.
 
Dari kontrakan istri pertama di Kampung Crewet RT 02/RW 07 Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jabar; istri kedua di Jalan Swadaya RT 01/RW 06 Sawangan, Depok; serta istri ketiga; Densus menyita banyak barang bukti. Benda itu diduga untuk aksi terorisme.
 
Dari kediaman istri kedua, Tim Densus 88 mendapati dua buku tabungan, dua paspor, 12 ponsel, tiga korek api, empat bungkus serbuk yang dibungkus plastik, sembilan baterai alkalin, dua gulung amplas, dan empat isolasi hitam. Dari kediaman istri ketiga, satu unit handy talky, dua ponsel, satu pedang samurai terbuat dari kayu disita. Termasuk pisau, bohlam dan kabel USB.
 
Budi Supriyadi diduga telah berbaiat kepada pemimpin ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi. Ia juga diduga memiliki kaitan dengan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan mengetahui rencana pembuatan bom salah satu kelompok teroris.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif