Antam salurkan bantuan bahan makanan kepada masyarakat terdampak tanah longsor di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Medcom/Husen Miftahudin.
Antam salurkan bantuan bahan makanan kepada masyarakat terdampak tanah longsor di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Medcom/Husen Miftahudin.

Antam-Mind ID Tangani Banjir di Wilayah Operasional

Nasional banjir jakarta banjir bandang
Husen Miftahudin • 04 Januari 2020 19:54
Jakarta: PT Antam (Persero) Tbk bersama holding tambang Mining Industry Indonesia (Mind ID) melakukan penanganan serta mitigasi bencana banjir dan longsor di wilayah operasional. Mereka memastikan kegiatan operasional di seluruh wilayah kelolaan tetap berjalan dengan normal.
 
Antam memiliki empat wilayah kelolaan operasional. Di antaranya Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia (UBPP LM) di Jakarta Timur, Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor (UBPE Pongkor) di Bogor, anak usaha PT Cibaliung Sumberdaya (PT CSD), dan wilayah Pascatambang Cikotok di Banten.
 
Direktur Operasi Antam Hartono mengatakan Antam telah menerjunkan dua tim Emergency Response Group (ERG) dari UBPP LM dan PT CSD untuk mendukung BNPB, BPBD, dan Pemerintah Kota Jakarta Timur sejak 2 Januari 2020. Mereka berjibaku menangani dampak banjir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Antam melakukan evakuasi warga serta menyalurkan bantuan bahan makanan dan sanitary kits," ujar Hartono dalam keterangan tertulis, Sabtu, 4 Januari 2020.
 
Sementara, bencana banjir di Kabupaten Lebak, Banten, tim ERG PT CSD langsung melakukan kegiatan tanggap darurat. Dalam giat ini, PT CSD berkoordinasi dengan BPBD.
 
Adapun titik banjir di wilayah Lebak terdapat di daerah Citorek. Saat ini tim Pascatambang Cikotok sedang menuju Citorek untuk memperoleh perkembangan terbaru.
 
"Perusahaan akan menyalurkan bantuan kepada masyarakat di Lebak, Banten, berupa perlengkapan hidup dasar seperti genset, terpal, tenda dan perlengkapan sanitary, serta bahan makanan," beber Hartono.
 
Di Bogor Jawa Barat, longsor terjadi di beberapa titik yang menyebabkan jalan utama masyarakat terputus. Bencana itu terjadi di Kampung Ciketug dan Kampung Wates, Desa Pangkaljaya, Kecamatan Nanggung.
 
Saat ini Antam memperbaiki akses berupa pemasangan pancang pipa untuk menahan laju pergeseran tanah. Selain itu dilakukan pemadatan dengan material batu belah, koral, dan sirdam.
 
Hartono menyebutkan pekerjaan menggunakan dua alat excavator dan diharapkan selesai dalam waktu cepat. Selain penanganan longsor di jalan utama, Antam juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat berupa bahan makanan dan material kebutuhan dasar.
 
"Antam berkomitmen terhadap penanganan tanggap darurat dan memastikan kegiatan operasional tetap berjalan serta membantu masyarakat dalam menangani dampak bencana banjir dan tanah longsor," tutup Hartono.

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif