Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. (Foto: ANTARA/Risky Andrianto)
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. (Foto: ANTARA/Risky Andrianto)

Pemkot Bekasi Turunkan Status Tanggap Darurat Bencana

Nasional banjir jakarta
Antonio • 16 Januari 2020 19:38
Bekasi: Pemkot Bekasi menurunkan status tanggap darurat bencana menjadi transisi darurat bencana. Hal itu dilakukan setelah rapat evaluasi yang dilakukan bersama sejumlah instansi seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, (BNPB) pada Selasa, 14 Januari 2020.
 
Status tanggap darurat bencana ditetapkan setelah Kota Bekasi dilanda banjir pada 1 Januari 2020. Dalam peristiwa itu terdapat 93 titik banjir dan sembilan orang korban meninggal.
 
"Diturunkan satu tingkat derajatnya, karena masih ada perbaikan tanggul, lumpur belum selesai, dan sampah masih ada di beberapa titik," kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi di Bekasi, Kamis 16 Februari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menyampaikan, penurunan status juga berkaitan dengan intensitas hujan yang diprediksi berlangsung hingga Februari 2020.
 
"Jangan sampai kita sudah selesai penetapannya terus terjadi sesuatu. Makanya kita berikan sampai tiga bulan ke depan. Kalau kita kerjanya selesai ya sudah selesai," ujarnya.
 
Sebelumnya, sebanyak 12 pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat. Status ini ditetapkan usai 12 wilayah itu dilanda banjir dan longsor.
 
Berdasarkan data BNPB hingga 4 Januari 2020, sebanyak 1.317 rumah rusak berat, tujuh rumah rusak sedang, dan 544 rumah rusak ringan. Lima fasilitas umum rusak berat, dan tiga fasilitas pendidikan rusak ringan.
 
"Lalu, dua fasilitas peribadatan rusak sedang, dan 24 jembatan mengalami rusak berat," kata Kapusdatinkom BNPB Agus Wibowo, Senin, 6 Januari 2020.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif