Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy (kiri) memberikan penghargaan anuggerah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi, Kategori Pemerintah Daerah kepada Bupati Gianyar yang diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan I Ketut Mudana (kanan) di Istora Se
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy (kiri) memberikan penghargaan anuggerah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi, Kategori Pemerintah Daerah kepada Bupati Gianyar yang diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan I Ketut Mudana (kanan) di Istora Se

Gianyar Konsisten Melestarikan Seni dan Budaya

Nasional penghargaan
Medcom • 15 Oktober 2019 18:27
Jakarta: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar, Bali kembali mendapatkan penghargaan dalam Anugerah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi Tahun 2019 kategori Pemerintah Daerah. Penghargaan diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
 
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, I Ketut Mudana mengaku bangga atas penghargaan yang berhasil diraih dalam kategori Pemerintah Daerah. Menurutnya, hal ini terasa sangat wajar mengingat perhatian Pemkab Gianyar terhadap perkembangan dan upaya pelestarian seni dan budaya sangat tinggi.
 
Pemkab Gianyar, lanjut dia, telah secara konsisten melestarikan seni dan budaya dalam berbagai aspek seperti seni tari, seni rupa, sastra dan lain-lainnya sebagai tertuang dalam UU Nomor 5 Tahun 2017 yang menekankan pada aspek perlindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan untuk pemajuan kebudayaan untuk memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pemkab Gianyar melalui Dinas Kebudayaan secara periodik juga memberikan pengharagaan kebudayaan kepada tokoh ataupun insan yang dinilai telah berjasa dalam pengembangan unsur-unsur kebudayaan di Kabupaten Gianyar," kata I Ketut Mudana, Selasa, 15 Oktober 2019.
 
Selain Gianyar ada 4 pemerintah daerah lainnya yang meraih penghargaan ini yaitu Kabupaten Gianyar, Kediri, Kulon Progo, Ngawi, dan Kabupaten Sangau.
 
Menteri Pendidikan dan Kebudyaan Muhadjir Effendy mengatakan, Penghargaan Anugerah Kebudayaan 2019 membuktikan pemerintah hadir memberikan apresiasi atas pengabdian dan dedikasi para seniman dan pelestari tradisi Indonesia. Diharapkan penghargaan menjadi teladan bagi generasi muda serta pemajuan kebudayaan nasional.
 
Saat ini sambung Muhadjir sudah dirancang dana abadi untuk seniman dan pelestari budaya di dalam anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun 2020.
 
Sementara itu Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Nadjamuddin Ramly, mengatakan Indonesia boleh saja tidak menjadi negara adidaya ekonomi dunia maupun adidaya teknologi. "Namun Indonesia adalah sebuah negara adidaya kebudayaan sebagaimana pernah disampaikan oleh pejabat Unesco pada suatu kesempatan," kata dia.
 

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif