Humas Pengadilan Negeri Makassar, Bambang Nurcahyono, saat ditemui di kantornya. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin
Humas Pengadilan Negeri Makassar, Bambang Nurcahyono, saat ditemui di kantornya. Medcom.id/Muhammad Syawaluddin

Kejanggalan Vonis Bebas Bandar Sabu 3,4 Kilogram

Nasional narkoba
Muhammad Syawaluddin • 14 Februari 2019 23:35
Makassar: Vonis bebas Syamsul Rizal atau Kijang, terdakwa kasus pengedar 3,4 kilogram, yang dikeluarkan hakim Pengadilan Negeri Makassar terus berjalan. Ada kejanggalan dalam proses hukum tersebut.
 
Setelah diringkus pada 2018 Ditresnarkoba Polda Sulsel, jumlah barang bukti sabu milik Kijang sebanyak 3,4 kilogram. Sementara hanya ada 2,4 kilogram saat sidang vonis bebas DPO tersebut.
 
"Yang kita sita 3,4 kilogram dan kita serahkan sebanyak itu juga. Kalau ada pengurangan kita tidak tahu," kata, Kabid Humas Polda Sulsel, di Makassar, Kamis 14 Februari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berbeda dengan Humas Pengadilan Negeri, Bambang Nurcahyono, menyatakan bahwa dalam dakwaan pengedar sabu yang bertahun-tahun menjadi DPO itu hanya sebanyak 2,4 kilogram.
 
"Pada fakta yang diajukan adalah sebanyak 2,4 kilogram. Bukan 3,4 kilogram seperti yang teman-teman katakan," katanya, saat ditemui di ruangannya.
 
Tidak hanya itu dalam penjelasan Bambang, vonis bebas dijatuhkan oleh hakim dikarenakan tidak cukup dua alat bukti untuk menjatuhkan hukuman terhadap bandar besar sabu di wilayah Kabupaten Pinrang tersebut.
 
Vonis bebas Kijang tersebut dikeluarkan Pengadilan Negeri Makassar pada Senin, 11 Februari dengan nomor perkara 434/Pid.Sus/2018/PN Mks.
 
Namun, saat proses hukum atau sidang berlangsung ada saksi dari Polres Pinrang yang seharusnya hadir memberikan keterangan tapi tidak datang.
 
"Hakim itu hanya menerima pelimpahan berkas perkara P21 dari kejaksaan. Dakwaannya itu pasal 114, 112, dan 131 UU tentang Narkotika. Jadi, tidak ada perubahan. Sesuai dakwaan" jelasnya lagi.
 

(SUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif