Personel Polda Papua membantu evakuasi korban banjir di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (8/1/2022). (ANTARA/HO-Bidang Humas Polda Papua)
Personel Polda Papua membantu evakuasi korban banjir di Kota Jayapura, Papua, Sabtu (8/1/2022). (ANTARA/HO-Bidang Humas Polda Papua)

380 Personel Polda Papua Bantu Penanganan Banjir dan Longsor Jayapura

Nasional banjir longsor bencana alam Bencana Banjir
Antara • 09 Januari 2022 06:05
Jakarta: Kepolisian Daerah (Polda) Papua menurunkan 380 personel untuk membantu penanganan bencana banjir dan longsor di Kota Jayapura, Papua.
 
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal menyebutkan personel tersebut terdiri atas Satuan Brimob, Samapta, dan Polairud.
 
"380 personel itu diturunkan untuk membantu Polres Jayapura dan Jayapura Kota dalam penanganan banjir dan longsor yang terjadi di kota tersebut," kata Kamal, Sabtu, 8 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Kamal, Kapolda Papua Irjen Mathias D Fakhiri memimpin langsung personel turun menuju lokasi titik banjir dan longsor, untuk selanjutnya melakukan evakuasi atau pertolongan kepada para korban.
 
"Para personel melakukan penanganan secara terpadu dengan instansi terkait pada titik terjadinya longsor, pohon tumbang dan terdapat material akibat longsor di jalan raya dan pembersihan saluran irigasi/drainase atau got yang menyumbat aliran air," terang dia.
 
Baca juga: Pemkot Kendari Belum Bisa Gelar Vaksin Booster
 
Selain Kapolda, kata Kamal, para pejabat utama Polda Papua dilibatkan langsung untuk turun ke lapangan memimpin proses penanganan bencana alam banjir dan longsor.
 
Para personel yang diturunkan juga melakukan patroli untuk mengecek perkembangan sekaligus memonitor bertambahnya korban jiwa. Kemudian memberikan imbauan kepada masyarakat untuk waspada adanya curah hujan lanjutan yang cukup deras.
 
Dalam penanganan bencana alam di Jayapura, Kamal mengatakan rapat koordinasi juga sudah dilakukan bersama dengan Forkopimda Kota Jayapura.
 
Hasil rakor tersebut, jajaran forkopimda mendirikan tempat penampungan untuk pengungsi yang berpusat di Balai Diklat Sosial Tanah Hitam. Surat Keputusan (SK) status tanggap darurat juga akan segera dibuat oleh Wali Kota Jayapura.
 
"Kemudian mendirikan posko induk di GOR Waringin dengan 3 posko pembantu (Organda, Pasar Yautefa dan SMA 4 Jayapura)," ujarnya.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif