? Wagub Sumsel Mawardi Yahya. Foto: Dokumentasi
? Wagub Sumsel Mawardi Yahya. Foto: Dokumentasi

Desa di Sumsel Diharapkan Jadi Desa Mandiri

Nasional pemerintah daerah dana desa
Gonti Hadi Wibowo • 27 Oktober 2020 08:33
Palembang: Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya, meminta program dana desa yang dikucurkan pemerintah dapat memajukan ekonomi kerakyatan dengan pemanfaatan potensi di desa. Sehingga desa di Sumsel akan menjadi mandiri.
 
"Dana yang dikucurkan pemerintah ke desa jangan melulu dibangunkan sarana fisik saja. Saya lihat jalan setapak terus. Jika sudah tuntas bangunan fisik alihkan minimal 65 persennya untuk kegiatan pemberdayaan ekonomi kerakyatan atau untuk sektor pelayanan," kata Mawardi, saat membuka Rapat Kerja Teknis Kegiataan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemprov Sumsel Tahun Anggaran 2020-2021 di ruang rapat Binapraja, Palembang, Sumsel, Senin, 26 Oktober.
 
Pihaknya berharap melalui Rakernis yang dilaksanakan dapat menyamakan persepsi dan sinkronisasi program antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat Provinsi dengan Kabupaten/Kota. Dia meminta, agar perangkat desa tidak berjalan sendiri lantaran pengawasan pengelolaan dana desa berada di bawah Pemprov.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Termasuk kewenangan pengawasan juga ada di bawah kendali Pemprov. Kebetulan saya ditugaskan sebagai koordinator bidang pengawasan ini," jelasnya.
 
Mawardi meminta para kepala desa serta perangkat desa lainnya harus kreatif dalam membuat program. Terutama yang terkait dengan upaya pemberdayaan masyarakat.
 
Baca:Program Padat Karya Tunai Disebut Efektif Menurunkan Pengangguran di Desa
 
"Arahkan dana desa untuk peningkatan ekonomi. Mencari peluang untuk menambah pemasukan kas desa dengan memanfaatkan potensi desa. Sehingga nantinya akan tercipta kemandirian desa," jelasnya.
 
Dia mengatakan, pemanfaatan potensi desa harus diikuti dengan peningkatan sumber daya manusia dengan merekrut para sarjana di desa. Pihaknya mengharapkan ada keterlibatan masyarakat dalam setiap program yang dijalankan.
 
"Saya mengajak semua pihak untuk berbenah mulai penyusunan program, pengelolaan dana desa, penyusunan laporan dan administrasi keuangan lainnya," katanya.
 
Usai membuka Rakernis, Mawardi Yahya berkenan menyerahkan hadiah berupa tropi dan piagam penghargaan kepada pemenang lomba Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, Keluarga Berencana Kesehatan (PKK-KB KES) dan Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) Tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2019.
 
Pemenang terbaik 1 PKK-KB KES (Desa Karang Panggung Kecamatan Selangit Kabupaten Musirawas. Sedangkan Pemenang Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) terbaik 1 (satu) Kelurahan Perumnas Rahma Kecamatan Lubuk Linggau Selatan I Kota Lubuk.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif