Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Tegal, Jawa Tengah. (Medcom.id/Kuntoro Tayubi)
Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Tegal, Jawa Tengah. (Medcom.id/Kuntoro Tayubi)

Gelar Konser Dangdut, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Disidang

Nasional Virus Korona protokol kesehatan
Kuntoro Tayubi • 17 November 2020 18:28
Tegal: Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo (WES) menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Tegal Selasa, 17 November 2020. Sidang terkait pelanggaran protokol kesehatan covid-19 karena menggelar konser dangdut.
 
Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Terdakwa WES tanpa didampingi penasehat hukum, langsung menyatakan eksepsinya.
 
Kepada Majelis Hakim yang dipimpin Hakim Ketua Toetik Ernawati, Wasmad mempertanyakan penyidikan kasus yang menjeratnya justru ditangani oleh penyidik Polri bukan oleh PPNS Penyidik Pegawai Negeri Sipil yang diberi wewenang oleh Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan pejabat yang diberi kewenangan khusus untuk menyidik adalah PPNS jadi dari awal tidak ada PPNS", kata Wasmad.
 
Baca: Jadi Tersangka Protokol Covid-19, Wakil Ketua DPRD Tegal Tak Ditahan
 
Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Kota Tegal, Widya Hari Susanto Johannes Kardinto mendakwa Wasmad Edi Susilo dengan pasal 93 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan Juncto Pasal 216 ayat 1 KUHPidana Juncto karena tidak menuruti perintah petugas dan Pasal 65 Ayat 1 KUHPidana tentang dengan ancaman maksimal satu tahun kurungan penjara.
 
Atas dakwaan itu, Wasmad mengajukan eksepsi yang di antaranya menyoal pasal yang dikenakan kepada dirinya. Karena menurutnya Kota Tegal sedang tidak dalam Karantina Wilayah atau PSBB Pembatasan Sosial Berskala Besar.
 
Seperti diketahui PSBB Kota Tegal Telah berakhir pada 23 Mei lalu. Sehingga ia memiinta majelis hakim untuk membatalkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum.
 
Wasmad ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polri usai menggelar Hajatan Pernikahan dan Khitanan anaknya dengan hiburan musik dangdut pada 23 September lalu yang mengundang ribuan penonton.
 
Sidang dilanjutkan minggu depan, Selasa 24 November 2020, dengan agenda tanggapan jaksa atas eksepsi terdakwa.
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif