Ilustrasi mudik/Antara/Indrianto Eko Suwarso
Ilustrasi mudik/Antara/Indrianto Eko Suwarso

Pemkab Jombang Karantina 752 Pemudik Asal Jakarta

Nasional Virus Korona
Amir Zakky • 09 April 2020 23:12
Jombang: Pemerintah Kabupaten Jombang mengkarantina ratusan pemudik asal Jakarta. Pemudik itu dikategorikan sebagai orang dalam risiko (ODR) covid-19 (korona).
 
Jubir Satgas Pencegahan dan Penanganan Pandemi Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno mengatakan, penambahan jumlah ODR tersebut terjadi dalam dua hari terkahir. Jumlah ODR naik 869 orang menjadi total 5.669. Angka tersebut disumbangkan pemudik asal Jakarta.
 
Setidaknya terang Budi, ada 725 orang yang teridentifikasi berasal dari Jakarta yang merupakan kawasan zona merah covid-19. Mereka kini diisolasi di beberapa tempat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Bertambahnya jumlah tersebut disebabkan adanya lonjakan pemudik yang datang dari Jakarta meski kawasan tersebut sudah menerapkan PSBB. Kita berharap kerjasama dari semua pihak untuk bisa mentaati kaidah kaidah untuk pencegahan covid-19," ujar Budi, di kantor Pemkab Jombang, Kamis 09 April 2020.
 
Menurut Budi, dari 725 orang yang teridentifikasi sebagai pemudik tersebut, seluruhnya harus menjalani karantina di gedung sekolah dasar (SD) yang tersebar di 306 Desa di 21 kecamatan. Mereka juga diwajibkan menjalani karantina selama 14 hari yang dipantau sejumlah petugas kesehatan setempat.
 
“Paling banyak ada di wilayah Kecamatan Kabuh. Jadi, nanti kalau diantara mereka ada yang menunjukkan gejala, kita segera dilakukan tindakan sesuai protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,” katanya.
 
Sementara, hingga saat kini jumlah pasien positif terinfeksi covid-19 di Kabupaten Jombang, terus bertambah. Terakhir pasien yang terkonfirmasi positif, seorang laki-laki usia 37 tahun, warga asal Kecamatan Kertonoso, Kabupaten Nganjuk, dan dirawat di RSUD Jombang.
 
“Ada penambahan satu orang. Jadi total ada tiga kasus yang terkonfirmasi positif covid-19. Kalau jumlah PDP masih terakumulasi enam orang. Rinciannya, dua PDP dirawat di RSUD Jombang, 1 PDP telah selesai pemantauan 14 hari, dan dua PDP isolasi mandiri, serta satu PDP meninggal dunia,” jelas Budi Winarno.
 

(WHS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif