Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

8 Orang Jadi Tersangka Perundungan Bocah di Pangkep

Nasional bullying perundungan
Muhammad Syawaluddin • 19 Mei 2020 18:39
Makassar: Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pangkep, menetapkan delapan tersangka kasus perundungan RI, 12, pedagang gorengan. Tersangka utama, F, 26, menganiaya korban hingga terjatuh.
 
"Tersangka ada delapan. Satu tersangka utama," kata, Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji, di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 19 Mei 2020.
 
Dia menerangkan para pelaku merupakan tersangka kasus perundungan bocah penjual gorengan di Lapangan Bonto-bonto, Kecamatan Ma'rang, Kabupaten Pangkep. Di lokasi itu tersangka utama F, 26, menganiaya korban RI hingga terjatuh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara, tujuh tersangka lainnya hanya menyaksikan penganiayaan tersebut. Bahkan, beberapa rekan tersangka utama merekam peristiwa perundungan itu.
 
"Semuanya masih dalam proses pemeriksaan lanjutan," jelasnya.
 
Dia menuturkan penganiayaan berawal saat korban beristirahat di sekitar Lapangan Bonto bonto, Kecamatan Ma'rang. Kala itu, para tersangka pun berada di lokasi serupa.
 
Baca:Bocah Korban Perundungan Pemuda di Pangkep Terima Beasiswa
 
Ibrahim menerangkan pelaku menganiaya lantaran tidak terima dengan kelakar yang dilontarkan korban. Saat itu, korban mengatakan tersangka adalah jagoan kampung.
 
"Mendengar itu (candaan), pelaku kemudian memukul dan mendorong korban hingga terjatuh," jelasnya.
 
Sebelumnya, video perundungan RI viral di media sosial. RI menjadi korban perundungan oleh sejumlah pemuda di Desa Bonto-bonto, Kecamatan Ma'rang, Kabupaten Pangkep.
 
Dalam video tersebut, beberapa pemuda mengganggu RI yang tengah menjajakan gorengan menggunakan sepeda. Dalam video berdurasi 11 detik itu, RI dikelilingi beberapa pemuda.
 
Salah satu pemuda yang menggunakan baju berwarna abu-abu mengganggu korban, bahkan pada akhir video, pemuda tersebut memukul dan membanting RI hingga jatuh.
 

(LDS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif