NEWSTICKER
Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

41 Warga Kota Bogor Dipantau Terkait Korona

Nasional Virus Korona
Rizky Dewantara • 18 Maret 2020 21:28
Bogor: Sebanyak lima warga Kota Bogor, Jawa Barat, berstatus pasien dalam pengawasan. Selain itu, sebanyak 41 warga masih berstatus orang dalam pemantaun (ODP).
 
"Data itu diterima pada hari Rabu, 18 Maret 2020, pukul 14.00 WIB," ungkap Juru bicara Pemerintah Kota Bogor untuk siaga virus korona (covid-19), Sri Bowo Retno, kepada Medcom.id, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 18 Maret 2020.
 
Pemerintah Kota Bogor meminta warga dengan gejala batuk dan flu untuk tidak mendatangi ruang publik. Hal itu mencegah penyebaran virus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia memastikan Pemkot Bogor berkomitmen meningkatkan kewaspadaan dengan membantu pemerintah pusat mengurangi risiko penyebaran covid-19. Pihaknya memastikan tidak ada kebijakan menutup kota dari pihak luar.
 
Baca: Pasien Korona Meninggal di Indonesia Melonjak Jadi 19 Orang
 
"Bagi yang tidak sehat jangan pergi ke tempat ramai. Warga yang sakit flu di rumah saja sampai sehat, itu yang dibutuhkan saat ini," tutup Retno.
 
Sementara itu terkait kondisi Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, masih dipantau. Bima berstatus orang dalam pemantauan (ODP) korona usai berkunjung ke Azerbaijan.
 
Bima terpaksa berkantor di rumah pribadinya di Perumahan Baranangsiang Indah, Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, selama 14 hari kedepan.
 
"Saya siap menjalankan prosedur protokol terkait upaya penanggulangan dan pencegahan wabah korona di Indonesia. Apalagi Azerbaijan negara yang dikunjungi masuk daftar terjangkit virus covid-19," kata Bima kepada Medcom.id, Rabu, 18 Maret 2020.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif