Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

BPBD Waspadai Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru

Nasional erupsi gunung gunung semeru
Media Indonesia.com • 04 Desember 2020 05:02
Lumajang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mewaspadai banjir lahar dingin Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Lahar dingin ditekankan menjadi bencana susulan yang paling diwaspadai usai gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut erupsi.
 
"Lahar dingin menjadi bahaya susulan yang harus diantisipasi. Banjir lahar dari puncak Gunung Semeru itu tidak bisa diperkirakan," kata Kepala BPBD Kabupaten Lumajang, Agus Triono, Kamis, 3 Desember 2020.
 
Baca: Kondisi Stabil, Bupati Cirebon Diizinkan Isolasi Mandiri

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan saat ini hujan deras di puncak Gunung Semeru. Petugas BPBD sudah melaporkan aliran air bercampur material vulkanis masuk di Besuk Kobokan, Besuk Sat dan Gladak Perak. Debit air di sungai  meningkat bercampur lumpur, batu dan material vulkanis.
 
Dalam kondisi ini, petugas dan warga yang bermukim di Supit Urang, Oro Oro Ombo, Sumberwuluh, Gladak Perak sampai Pasirian diminta siaga. Dia memastikan banjir lahar dingin merupakan ancaman serius selanjutnya kendati erupsi bisa saja terjadi lagi sewaktu-waktu.
 
Pantauan terkini aliran lahar dingin terhenti di Curah Kobokan yang berjarak 11 km dari Gunung Semeru. Hujan intensitas tinggi, lanjutnya, ada sisi positifnya diharapkan mengalirkan endapan material vulkanis sekaligus membersihkan kawasan curah setempat.
 
"Kondisi aktivitas vulkanis Gunung Semeru sudah mereda. Namun, BPBD tetap menyiagakan petugas dan mendirikan tenda pengungsian termasuk menetapkan tanggap darurat bencana selama tujuh hari sejak erupsi," ujarnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif