Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Medcom.id/Amaluddin
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Medcom.id/Amaluddin

Khofifah Klaim 16 Daerah Zona Kuning Dampak PPKM Mikro

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 Protokol Covid-19
Amaluddin • 03 Maret 2021 17:52
Surabaya: Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengklaim pelaksanaan PPKM pertama, kedua, dan PPKM Mikro membuahkan hasil menekan penyebaran covid-19. Saat ini ada 16 dari 38 kabupaten/kota di Jatim berubah status dari zona oranye menjadi kuning.
 
"Alhamdulillah saat ini ada 16 Kabupaten/Kota di Jatim atau 42 persennya masuk ke dalam zona kuning. Sementara 22 daerah sisanya masuk zona orange, dan tidak ada yang zona merah," kata Khofifah, di Surabaya, Rabu, 3 Maret 2021.
 
Baca: Isolasi Mandiri Panti ABK di Malang Dipastikan Sesuai SOP

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun 16 daerah itu adalah Kabupaten Malang, Mojokerto, Bangkalan, Sumenep, Sampang, Pamekasan, Pasuruan, Jember, Bondowoso, Situbondo, Lumajang, Tulungagung, Bojonegoro, Lamongan, serta Kabupaten dan Kota Probolinggo. Menurut Khofifah ini merupakan wujud kerja keras dan gotong royong semua pihak baik pemerintah, masyarakat dan TNI/Polri.
 
Khofifah mengapresiasi kedisiplinan masyarakat saat pelaksanaan PPKM pertama, kedua, serta PPKM Mikro periode pertama 9-22 Februari 2021 dan dilanjutkan sampai 8 Maret 2021. Penekanan penyebaran Covid-19 di Jatim, menurut Khofifah, merupakan wujud hasil yang baik dari penerapan PPKM maupun PPKM Mikro.
 
Terkait zonasi di Jatim, Khofifah menyebut bahwa sebelum PPKM pertama dilaksanakan pada tanggal 2 Januari lalu, terdapat delapan daerah di Jatim berstatus zona merah. Namun daerah zona merah di Jatim terus berkurang, dan saat ini zero zona merah.
 
"Tentu kita bersyukur dengan hasil yang baik ini. Akan tetapi zonasi ini bukan sebuah pencapaian. Karena zonasi adalah alat ukur, apakah intervensi yang kita lakukan sudah berada di jalur yang benar atau tidak," jelasnya.
 
Selain itu, kata Khofifah, status covid-19 di Jatim juga mengalami penurunan yang signifikan, bila dibandingkan dengan sebelum PPKM. Dimana BOR ruang isolasi dan ICU covid-19 sebelum PPKM mencapai 79 persen dan 72 persen.
 
"Sedangkan saat PPKM diterapkan, saat ini BOR mengalami penurunan signifikan menjadi 37 persen untuk ruang isolaso dan 54 persen untuk ICU covid-19," ujarnya.
 
Sementara situasi covid-19 di Jatim berdasarkan data nasional hari ini per pukul 16.00 WIB secara kumulatif terkonfirmasi sebanyak 130.212 pasien. Rinciannya 3.340 orang atau 2,56 persen masih dirawat, 117.693 orang atau 90,39 persen sembuh, dan sebanyak 9.179 orang atau 7,05 persen meninggal.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif