Wali Kota Bandung, Oded M Danial, di Balai Kota Bandung. (Foto: Medcom.id/Roni Kurniawan)
Wali Kota Bandung, Oded M Danial, di Balai Kota Bandung. (Foto: Medcom.id/Roni Kurniawan)

Aksi Buruh Diminta Tetap Patuh Protokol Kesehatan

Nasional undang-undang unjukrasa buruh Omnibus Law
Roni Kurniawan • 06 Oktober 2020 13:48
Bandung: Wali Kota Bandung, Oded M Danial, mengaku tak akan melarang para buruh melakukan aksi terkait pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja. Ia hanya meminta massa aksi tetap patuh pada protokol kesehatan selama penyampaian aspirasi.
 
"Ketika mereka (buruh) berpandangan omnibus law terasa menganggu, menyampaikan aspirasi itu enggak masalah. Terpenting di musim covid-19 jaga protokol kesehatan," ujar Oded, Selasa, 6 Oktober 2020.
 
Oded juga meminta para pedemo tidak merusak fasilitas umum selama melakukan aksi dan ketika pulang ke daerah masing-masing. Terlebih, Pemkot Bandung tengah berupaya memoles kembali fasilitas umum untuk menghidupkan perekonomian melalui sektor wisata.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Buruh di Tangerang Pusatkan Aksi di Kawasan Industri Cikupa
 
"Demo boleh, asal tidak anarkistis. Jadi harus benar, itu yang penting," tuturnya.
 
Sementara itu, hingga kini ratusan buruh asal Kota Bandung melakukan berbagai orasi di depan kantor wali kota, Jalan Wastukencana. Mereka menuntut Pemkot Bandung untuk mengambil sikap serta menyampaikan aksi keberatan kepada pemerintah pusat dan DPR RI untuk menghapus UU CiptaKerja.
 
"Kami ingin Pemkot Bandung juga turut andil dan menyampaikan aspirasi kami ke pemerintah pusat. Karena undang-undang itu tidak berpihak kepada kami sebagai buruh," teriak salah seorang buruh dalam orasi di depan kantor Wali Kota Bandung.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif